Natalia Wongkar Nahkodai Pemuda Katolik Pineleng

LOTTA, OKE –
Rangkaian Musyawarah Pemuda Katolik (PK) Komisariat Anak Cabang (Muskomac) Pineleng sukses digelar. Kegiatan dibuka dengan forum diskusi dan masa penerimaan anggota (Mapenta), Sabtu (16/12), sepakat menunjuk Natalia L Wongkar sebagai Ketua PK Komac Pineleng. Natalia terpilih secara aklamasi dalam sidang yang dipimpin Sekretaris PK Komisariat Cabang (Komcab) Minahasa Willy Lengkong. Dirinya mendapat dukungan penuh dari 37 peserta yang baru saja ikut Mapenta.
“Dengan ini secara resmi telah ditetapkan Ketua Komac Pineleng, saudari Natalia Wongkar,
Lengkong mengatakan, pelantikan akan dilaksanakan awal Februari 2018 secara kolektif. “Hingga saat ini, sudah yang ke-15 dilaksanakan Muskomac di Minahasa. Pelantikannya direncanakan tahun depan. Untuk itu, diharapkan secepatnya ketua terpilih segera menyusun struktur kepengurusan,” ungkap Lengkong.
Sementara itu, Wongkar pada kesempata itu mengaku siap mengibarkan panji Pemuda Katolik hingga ke pelosok desa di Kecamatan Pineleng.
Diketahui sebelumnya, acara tersebut dibuka Camat Pineleng Jonly Wua dan dihadiri Ketua PK Komda Sulut, Lexi Mantiri. Hadir pula, perwakilan Danramil Pineleng dan Hukum Tua Desa Jhonny Sumanti.
Camat Pineleng pada kesempatan itu berharap, para kader baru untuk dapat menimbah ilmu sebanyak-banyaknya dari para senior. “Pemuda Katolik merupakan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) tertua di Indonesia. Dalam berorganisasi tentunya ini berdampak sangat positif bagi bagi para pemuda sang penerus pemimpin masa depan,” bebernya
Terpisah, Ketua PK Komda Sulut Lexi Mantiri ikut memberikan materi-materi seputar sejarah dan manfaat masuk ormas Pemuda Katolik. “Pemuda Katolik adalah ormas yang menciptakan kader Katolik. Manfaat okut organisasi ini kita memiliki banyak teman dan punya banyak akses. Karena, di era persaingan saat ini yanh dibutuhkan bukan hanya orang hebat, tapi juga memiliki akses dan jaringan,” tandasnya.
Terpisah, Ketua Pemuda Katolik Komcab Minahasa Presly Korengkeng berharap anggota baru boleh menjadi kader muda Katolik yang berkepribadian kuat, semangat ,tangguh dan berdaya saing.
“Ini tentu menjadi mimpi kita semua. Punya pemuda yang tangguh. Apalagi di tengah zaman yang semakin kompetitif,” imbuh Korengkeng sambil menyebut itu akan bermuara pada kemajuan Gereja dan Tanah air.
Dia berharap,ketua terpilih di tiap kecamatan langsung action. “Segeralah lakukan konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan masing-masing. Jangan lupa untuk berperan aktif dan berkerjasama degan pengurus cabang,” tukasnya.

(YOUNGKY)

Comments

comments

Posted by on 18 December, 2017. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *