Langsung Action, Konsolidasi Komcab PK Minsel Bahas Program Internal-Ekseternal

Ferly Tielung

MINAHASA SELATAN, OKE –
Komisariat Cabang (Komcab) Pemuda Katolik (PK) Minahasa Selatan (Minsel) menggelar rapat pleno perdana, Minggu (17/9) di Desa Raanan Lama Kecamatan Motoling.
Rapat yang dipimpin Ketua Komcab PK Minsel Ferly Tielung membahas program kerja dari internal maupun eksternal organisasi. Beberapa poin yang direkomendasikan pada rapat tersebut antara lain, pembaharuan beberapa Komisariat Anak Cabang (KOMAC) dan Ranting-Ranting. Masing-masing, Modoinding, Maesaan, Tompaso Baru, Wilayah Amurang Bersatu, KOMAC Kec. Motoling Bersatu, Ranoyapo, Sinonsayang-Tenga. Setelah KOMAC terbentuk, pengurus ranting akan dibentuk oleh masing-masing pengurus KOMAC yang baru.

Poin berikutnya, pihak Komcab menunjuk caretaker pada setiap KOMAC dalam rangka mempersiapkan pembaharuan pengurus KOMAC, MAPENTA dan pelaksanaan Musyawarah Komisariat Anak Cabang. Caretaker yang direkomendasikan untuk setiap KOMAC adalah sebagai berikut: Grand Turangan, S.Kom (Caretaker Kec. Modoinding), Esry Liwe (Caretaker Kec. Maesaan), Mikaela Wodong, S.Pd (Caretaker Kec. Tompaso Baru dan Kec. Ranoyapo), Raymond Lumowa, SE (Caretaker Wilayah Amurang Bersatu), Fenry Manampiring (Caretaker Kec. Motoling Bersatu) dan Egidius Kajang, S.Pd (Caretaker Kec. Sinonsayang-Tenga).

“Pada rapat pleno juga merekomendasikan untuk melaksanakan pengkaderan dan pelatihan-pelatihan/seminar/ sosialisasi bersamaan dengan pelaksanaan Mapenta dan Muskomac di setiap Komisariat Anak Cabang. Selanjutnya menyiapkan serta melengkapi legalitas, atribut dan kelengkapan organisasi,” kata Tielung kepada OkeManado.Com, baru-baru ini.

Lulusan Seminari Tinggi Filsafat Pineleng ini mengatakan, pihaknya juga membahas program eksternal organisasi. “Membuka diri, membangun kerja sama, jejaring dan komunikasi yang sinergis dengan Pemerintah Daerah, Media Massa/Media Sosial, Organisasi Kemasyarakatan lain (termsk WKRI) dan elemen-elemen apa saja yg sepaham dengan ideologi Pemuda Katolik. Mengumpulkan data umat di setiap paroki/stasi guna memastikan keakuratan data umat Katolik yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan bekerja sama dengan Pimpinan Paroki dan pengurus pemuda katolik yang ada di paroki,” bebernya.

Selain itu, lanjut Tielung, rapat pleno merekomendasikan membangun komunikasi dengan Pemkab, Kementerian Agama, Yayasan Pendidikan Katolik, Pimpiinan Paroki dan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi pemenuhan guru agama katolik pada sekolah katolik/non katolik. “Mencari solusi penambahan Struktur Katolik pada Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan, serta menyetujui usulan pelaksanaan Lomba Olahraga (futsal) yang disponsori oleh PK untuk membangun relasi dan sebagai sarana untuk memperkenalkan PK kepada masyarakat,” tandasnya.

(YOUNGKY)

Comments

comments

Posted by on 18 September, 2017. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Minahasa Selatan,Religi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *