Terima Aspirasi, Ini Tekad Syerly Sompotan untuk Masyarakat Tomohon

“Komitmen  saya menjadi Wakil Wali Kota adalah untuk mewujudkan masyarakat Tomohon yang sejahtera dan tangguh,” ujar Syerly Adelyn Sompotan saat menerima aspirasi masyarakat Kelurahan Kinilow Satu, Jumat (25/8).

Wakil Wali Kota Tomohon ini menerapkan sistem jemput bola. Ya, SAS begitu sapaan akrab Syerly Adelyn Sompotan intens turun di tengah rakyat. Hal ini guna ingin mengetahui apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat dengan menyerap aspirasi. Selain itu, menjawab kerinduan masyarakat, Linmas dan perangkat kelurahan.

Paling baru, istri tercinta Ir Terkelin Purba MM mengunjungi Kelurahan Kinilow. Sebelumnya juga, Top Eksekutif Tomohon ini turun di Tondangow Tomohon Selatan dan Pangolombian Tomohon Timur.

SUPER: Wakil Wali Kota Syerly Sompotan rela jalan kaki sejauh 300 meter

Dirinya rela berjalan kaki melewati jalan tanjakan sejauh 300 meter untuk sampai di Puncak Borobudur Kinilow satu.

Menariknya, SAS melakukannya (serap aspirasi, red) di tengah kesibukannya yang super padat. Dia ingin mendengarkan aspirasi masyarakat melalui perangkat kelurahan walaupun harus berjalan kaki.

Bagi masyarakat, kesempatan ini tentunya dimanfaatkan sebagai ajang untuk menjawab kerinduan bersama wakil wali kota.

Adapun sejumlah aspirasi yang diterima yakni, mengenai intensif linmas kalau bisa agar dinaikkan. Tak hanya itu, pihak linmas juga membicarakan alat komunikasi seperti HT yang akan dipakai saat jaga malam mengingat saat ini rawan pencurian. Menurut mereka, dengan adanya alat tersebut akan mempermudah dan memperlancar para petugas jaga malam.

Ada juga yang mengusulkan, kolintang tradisional dan moderen dipisahkan pada iven TIFF nanti untuk kolintang tradisional dibuat sendiri jangan disatukan dengan kolintang modern. Lurah sekitar juga menyampaikan mengenai kantor Kelurahan yang sampai saat ini belum ada dan masih menggunakan aula sebagai kantor lurah.

Mendengar permintaan tersebut, SAS bertekad mengawal semua aspirasi masyarakat tersebut, “Untuk alat komunikasi sama juga dengan permintaan dari kelurahan yang lain. Itu sudah tertata di APBD induk 2018, dan tentunya akan dikawal, jadi bersabarlah. “Sedangkan Kolintang tradsional nanti saya akan buat festival khusus untuk kolintang tradisional. Untuk itu tentunya akan dilihat mana yang harus diprioritaskan,” tandas wanita yang dikenal sosialita ini. (Youngky)

Comments

comments

Posted by on 26 August, 2017. Filed under Berita Utama,Breaking News,pariwisata,Politik,Tomohon. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *