Desa Lotta Bakal Dijadikan Gerbang Adat Minahasa

Dr Jackson Massie saat berada di Desa Lotta/Foto: okemanado/EK

TONDANO, OKE – Ketua Sanggar Budaya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Korwil Suluttenggo LEMTARI, Koordinator Badan Pembangunan Budaya Minahasa Dr. Jackson Massie, MTh, MPd menandaskan Desa Lotta akan dijadikan Gerbang Adat Minahasa.

Kepada okemanado.com, Jumat (3/3), Massie yang juga Korwil Suluttenggo LEMTARI mengungkapkan pemilihan Desa Lotta dilatarbelakangi oleh pelbagai faktor pendukung.

“Antara lain di desa Lotta masih alamnya masih asri, memiliki hutan dan sungai bahkan menjadi sumber air PDAM,” ungkapnya.

Klausul lain, terdapat cagar budaya makam Pahlawa Nasional Tuanku Imam Bonjol, juga terdapat agro wisata.

Faktor penunjang lain yang sangat bersentuan langsung dengan pengembangan budaya, yakni terdapat ragam bahasa daerah di Desa ini seperti bahasa Tombulu, Tolour, Tountemboan dan bahasa – bahasa daerah lainnya sebagai wujud dari pluralisme masyarakat.

“Fasilitas penunjangnya ada. Untuk pagelaran budaya ada amphi theatre. Sedangkan untuk kegiatan pelatihan dan rekoleksi ada wisma Lorenzo,” ujarnya.

Yang jelas, lanjutnya, Desa Lotta sangat memenuhi syarat menjadi Desa Adat.

Hal lainnya yang dimiliki Desa Lotta adalah terdapatnya biara susteran SMSJ plus sejumlah tempat peribadatan keagamaaan.

Fik

Comments

comments

Posted by on 3 March, 2017. Filed under Berita Utama,Breaking News,Budaya,Minahasa. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *