Kejari Minut Tidak Melakukan Penahanan Terhadap Dua Terangka Kasus Blockgrant

Kajari Airmadidi Irvan Samosir SH. (foto:ist)

Kajari Airmadidi Irvan Samosir SH. (foto:ist)

MINUT, OKE —  Tidak ditahannya dua orang tersangka kasus dugaan korupsi Blockgrant di Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Minahasa Utara (Minut) patut dipertanyakan. Padahal Lusye Tumbol dan Ronny Tumbol sudah ditetapkan tersangka oleh pihak penyidik Polresta Minut serta penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Airmadidi Minut.

Namun terkait dengan itu, Kepala Kejaksaan (Kajari) Airmadidi Minut  Irvan Samosir mengatakan tidak dilakukannya penahanan badan terhadap kedua tersangka itu, karena sakit.

Sebelumnya, pihak Polresta  Minut untuk melangkah ke  tahap dua, sudah menyatakan kesehatan kedua tersangka dalam keadaan sehat.

“Karena sakit itu kan bisa kapan saja, kami juga memberi hak pada tersangka untuk berkarya sebagai PNS, jadinya hanya dilakukan penahanan kota, kan itu juga penahanan,” terang  Samosir, Jumat (28/6).

Beredar kabar,pada  tahap dua atau penyerahan barang bukti dan tersangka, diduga pihak Kejari Airmadidi menerima  Rp60 juta, sehingga kedua tersangka tidak dilakukan  penahanan badan.

“Sangat aneh berkas tahap dua diserahkan siang, namun kedua tersangka langsung dipulangkan sekitar pukul 24.00 Wita tengah malam, ada apa ini? Mungkin sudah terjadi negosiasi,” beber  sumber yang namanya enggan disebutkan.

Adanya Rp60 juta yang diterima pihak Kejaksaan, dengan tegas Samosir membantahnya.

“Dipulangkan tengah malam itu karena kita ada prosedurnya. Yang jelas Jaksa tak menerima uang yang dimaksud,” bantah  Samosir.

Diketahui berkas kasus Blockgrant sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado pada, Rabu (26/6).

Kasus ini juga, diduga ada keterlibatan oknum kepala dinas.

 

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 29 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Minahasa Utara,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *