Djibton Tamudia Sesalkan Tindakan Sejumlah Oknum yang Sengaja Merusak Kerukunan di Sitaro

Djibton Tamudia (foto: ist)

Djibton Tamudia (foto: ist)

SITARO, OKE – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) yang juga merupakan Ketua Tim Pemenang Pasangan Toni Supit dan Siska Salindeho, Djibton Tamudia, mengecam keras tindakan sejumlah oknum yang menurutnya secara sengaja mengangkat isu provokasi yang bisa memicuh terpecah belanya kerukunan di daerah 47 pulau.

“Selama ini Sitaro sudah dikenal merupakan salah satu kabupaten yang aman, akan sangat disesalkan jika ada orang-orang yang secara sengaja merusak kerukunan ini,” kata Tamudia via ponsel kepada Okemanado.com, Sabtu (29/6).

Lebih menyedihkan lagi, aksi tersebut menurut Tamudia diback-up oleh oknum-oknum yang sudah banyak makan garam dalam urusan pemerintahan.

“Katanya syarat pengalaman dalam memimpin, kok kenapa tidak memiliki sikap kenegarawan? Yang ada hanya menyeruhkan isu-isu provokasi,” sesal politisi PDIP tersebut.

Kecaman serta ungkapan penyesalan Tamudia merujuk kepada isu yang disebarkan oleh kubu lawan politik terkait kemenangan pasangan Toni Supit Siska Salindeho yang menurut mereka syarat dengan kecurangan.

Bakhan dirinya menilai sikap yang diperlihatkan oleh kubu lawan menunjukan bahwa kedewasaan berpolitik mereka masih kekanak-kanakan.

“Sepertinya mereka itu belum bisa menerima kemenangan,” singkatnya.

Dirinya juga berharap, masyarakat Sitaro akan tetap bijak dalam menyikapi dinamika politik yang sedang terjadi.

“Lupakan perbedaan ketika memberi dukungan dalam Pilkada lalu. Kini saatnya, kita ciptakan Sitaro yang selalu aman,” pungkasnya.

Peliput/Editor: Robert Lalenoh

Comments

comments

Posted by on 29 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Nusa Utara,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *