Pendukung Salera Belum Akui Kemenangan Tonsu-Bersih

MASIH BERPELUANG: Pendukung Salera nilai kemengan pasangan Tonsu Bersih syarat dengan kecurangan. (foto: fb)

MASIH BERPELUANG: Pendukung Salera nilai kemengan pasangan Tonsu Bersih syarat dengan kecurangan. (foto: fb)

SITARO, OKE – Meski pasangan Toni Supit-Siska Salindeho (Tonsu-Bersih) telah ditetapkan sebagai pemenang ajang lima tahunan di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten beberapa waktu lalu, kubu lawan politik yakni pendukung Winsulangi Salindeho-Piet Hein Kuerah (Salera) masih mengklaim bahwa kemenangan tersebut belumlah sah.

“Baru orang mati somo bilang Salera menang. Apalagi orang hidop. (Orang mati saja mengatakan Salera menang. Apalagi yang masih hidup),” tulis salah seorang pendukung pasangan yang diusung partai Golongan Karya itu di dinding jejaring sosial.

“Sabar, so dapa ciong depe bobou Salera mo untung. (Sabar, kemenganan Salera mulai tercium,” tulis pendukung yang lain.

Dari hasil wawancara terselubung yang dilakukan Okemanado.com terhadap sejumlah pendukung Salera, diketahui bahwa menurut mereka kemenangan Tonsu Bersih dalam pemilukada yang digelar 5 Juni lalu, syarat dengan kecurangan, termasuk money politic (politik bagi-bagi uang) dan penggelembungan suara.

“Tidak semua dapat dibeli dengan uang,” ujar salah seorang pendukung sembari menambahkan peluang Salera menjadi elit satu dan dua Sitaro masih sangat terbuka.

Sementara itu, terkait penetapan kemenangan atas pasangan Tonsu-Bersih, Ketua KPUD Sitaro, Pricilya Bawole, SE menegaskan, pihaknya telah bekerja sesuai aturan yang ada.

“Semua kami buat sesuai prosedur yang ada. Tidak ada unsur keberpihakkan kepada salah satu pasangan,” ujar Bawole saat dikonfirmasi via ponsel.

Demikian juga dengan Ketua Tim Pemenang Pasangan Tonsu-Bersih, Djibton Tamudia mengatakan, pihaknya telah melakukan tahapan yang sesuai dengan aturan pemilukada.

“Kalau ada yang dianggap tidak sesuai, silahkan lapor ke pihak berwajib dengan membawa barang bukti,” tantang Tamudia.

Sementara itu, kepada para pendukung Tonsu Bersih, Tamudia meminta untuk tidak menanggapi secara berlebihan terhadap isu-isu yang disebarkan oleh kubu lawan.

“Mari kita jaga kerukunan, dengan bernaung di bawah payung perdamaian,” pungkasnya.

Peliput/Editor: Robert Lalenoh

Comments

comments

Posted by on 28 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Nusa Utara,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *