KPK Geledah Ruang Rektorat Universitas Indonesia

Kampus Universitas-Indonesia.(foto: ist)

Kampus Universitas-Indonesia.(foto: ist)

JAKARTA, OKE – Tim KPK menggeledah ruangan rektorat Universitas Indonesia (UI) terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan instalasi informasi teknologi gedung Perpustakaan Pusat UI tahun anggaran 2010-2011.

KPK telah menetapkan Tafsir Nurchamid, sebagai tersangka dalam kasus ini. Tersangka diketahui menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan dan Administrasi Umum UI 2007-2012. Dia juga menjadi pemimpin proyek tersebut, serta sejumlah proyek di UI.

Tafsir sebelumnya Wakil Dekan Bidang Non-Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI (2003-2007), saat itu Dekan FISIP adalah Gumilar Rusliwa Soemantri yang selanjutnya menjadi rektor UI (2007-2012).

“Hal wajar dan menurut saya untuk membuka tabir lebih jauh perkara yang sedang disidik,” ujar Ketua KPK, Abraham Samad di gedung DPR, Kamis (27/6).

Menurutnya, langkah penggeledahan dalam rangka mendapatkan sejumlah dokumen terkait dengan dugaan tindak pidana. Dokumen tersebut nantinya dapat digunakan untuk membuat terang perkara.

Samad menegaskan, penyidikan yang dilakukan KPK untuk kasus ini tak terhenti pada tersangka Tafsir Nurchamid.

“Kita akan mengembangkan terus kasus ini agar bisa mengungkap secara jelas,” imbuhnya.

Menurut Samad, hasil penggeledahan biasanya mendapatkan sejumlah bukti dan fakta terkait keterlibatan pihak lain. Namun Samad belum dapat memastikan ada tidaknya pihak lain yang bakal ikut terseret dalam kasus tersebut. Ia menegaskan, penggeledahan dilakukan setidaknya menunjukan keseriusan KPK dalam membongkar kasus di UI.

KPK sedikitnya sudah memeriksa 40 orang yang didominasi internal UI. Satu di antaranya adalah mantan rektor UI Gumilar R Soemantri. Dalam kasus ini, KPK menduga Tafsir melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No.20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP. (hkm-ol/cp)

Comments

comments

Posted by on 28 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Nasional,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *