Sejumlah Warga Klaim Lahan Mereka Masuk Dalam Pemetaan Lokasi Bandara

(foto: ils)

(foto: ils)

SITARO, OKE – Pembangunan Bandar Udara Pihise di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) oleh sejumlah warga dijadikan sebagai lahan untuk mendapatkan keuntungan sendiri. Betapa tidak, sejumlah warga mengklaim memasukan lahan mereka ke lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi, sementara fakta di lapangan tidak demikian.

“Ada warga yang mengklaim bahwa lahan mereka masuk dalam lokasi pembangunan bandara, tapi ternyata tidak demikian,” kata Kepala Bagian Pemerintahan dan Pulau-pulau Terluar, Masri Kasehung via ponsel kepada, Kamis (27/6).

Kepada Okemanado.com Kasehung menambahkan, sampai saat ini sudah 17 lahan telah melalui proses pemetaan.

“Pemetaan berjalan lancar karena warga didukung oleh warga,” akunya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sitaro, Djibton Tamudia menuturkan, pembangunan bandara merupakan salah satu langka bijak pemerintah kabupaten, karena dengan adanya fasilitas bandara, sarana transportasi ke daerah 47 pulau tersebut akan semakin lancar.

“Tranportasi lancar akan semakin mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” ujar Tamudia.

Selaku wakil rakyat, dirinya berharap pembangunan tersebut akan berjalan lancar dan cepat terealisasi demi mewujudkan kesehteraan terhadap masyarakat.

Dirinya juga berharap masyarakat Sitaro akan benar-benar mendukung semua program pemerintah agar kesemuanya bisa terlaksana dengan baik.

“Hasilnya pun akan kita nikmati secepatnya,” pungkasnya saat dimintai tanggapan via ponsel.

Peliput/Editor: Robert Lalenoh

Comments

comments

Posted by on 27 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Nusa Utara,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *