Petugas Serta Warga Binaan Rutan Malendeng di Test Urine | Berita Manado Online

Petugas Serta Warga Binaan Rutan Malendeng di Test Urine

Petugas BNN Yang Melakukan Test Urine/ Warga Thailand Sukrita Thiamek, Tersangka Kasus Penyelundupan Sabu Seberat 1kg, Yang Menjadi Penghuni Rutan Malendeng Ikut Dalam Test Urine.(foto:OKEMANADO.COM/Demsi)

Petugas BNN Yang Melakukan Test Urine/ Warga Thailand Sukrita Thiamek, Tersangka Kasus Penyelundupan Sabu Seberat 1kg, Yang Menjadi Penghuni Rutan Malendeng Ikut Dalam Test Urine.(foto:OKEMANADO.COM/Demsi)

MANADO,  OKE - Sudah menjadi rahasia umum bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan (Rutan) sering dijadikan sarang dalam peredaran Narkoba, sehingga tidaklah heran jika stigma di masyarakat selalu memandang miring tentang aktivitas kerja Rutan atau Lapas.

Untuk membuktikan praktek peredaran serta penyalahgunaan narkoba tidak lagi terjadi seperti gambaran masyarakat selama ini maka, pihak Rutan Malendeng melakukan upaya nyata dengan melakukan test urine terhadap semua staf jajaran Rutan, warga binaan serta tak terkecuali pimpinan Rutan sendiri.

Langkah berani ditempuh oleh Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Sulawesi Utara melalui Kepala Rutan kelas IIA, Yulius Paath, S.IP. DEA, yang bersinergi dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara dalam memberantas peredaran serta penyalahgunaan Narkoba di Rutan Malendeng.

“Kami ingin membuktikan bahwa Rutan Malendeng bebas dari praktek penyalahgunaan Narkoba,” ujar Yulius Paath, yang memantau langsung proses test urine seluruh pegawai serta warga binaan Rutan.

Dijelaskannya pula bahwa apa yang dilakukan pihak BNN merupakan suatu langkah yang patut didukung oleh semua lapisan masyarakat untuk membebaskan Indonesia dari Narkoba, termasuk pihak Rutan Malendeng. Apalagi program yang dilakukan telah sejalan dengan program Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI yakni anti handphone, pungutan liar serta narkoba atau anti Halinar.

“Semua pihak termasuk Rutan Malendeng menyambut baik test urine yang dilakukan BNN karena Kementerian Hukum dan HAM juga mempunyai maksud dan tujuan yang sama yakni membebaskan Indonesia dari Narkoba. Apalagi Kemenkumham juga mempunyai program yang sama yakni anti Halinar,” jelasnya.

Seperti diketahui, test urine bagi pegawai serta warga binaan Rutan Malendeng yang digelar Kamis (27/6), tidak ditemukan ada yang positif menggunakan Narkoba.

“Dari 61 orang pegawai termasuk Kepala Rutan dan 285 orang warga binaan tidak ditemukan ada yang positif menggunakan Narkoba,” ucap Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Sulut, Drs. Psi. Setia Nasman Lengkana, MBA,  yang memimpin tim BNN melaksanakan test urine di Rutan Malendeng.

Peliput: Demsi Lumendek

Editor: Robert Lalenoh

Posted by on 27/06/2013. Filed under Berita Terbaru,Berita Utama,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


1 × 2 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>