Jawab Dugaan Narkoba Masuk Rutan Malendeng, Kemenkum HAM Sulut dan BNN Lakukan Tes Urin

Kepala Kemenhkum HAM Sulut I Wayan Sukerta SH. (foto: ibra)

Kepala Kemenkum HAM Sulut I Wayan Sukerta SH. (foto: ibra)

MANADO, OKE — Kepala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Sulawesi Utara (Sulut) I Wayan Sukerta SH. Mengatakan  setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan tes urin terhadap warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Malendeng dan pegawainya, maka akan dilanjutkan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) yang ada diruang lingkup Kemenkum HAM Sulut.

“Tes urine ini kita lakukan secara bertahap dan memang program ini sudah direncanakan sejak 4 bulan yang lalu. Tentunya sesuai program bebas Hp, pungli dan narkoba (Halinar),” ungkap Sukerta, Kamis (27/6) pada okemanado.com.

Kata Sukerta, dari hasil pemeriksaan itu, tidak terdapat satu warga binaan dan petugas Rutan Malendeng yang positif menggunakan narkoba. Meski demikian pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap  keluarga napi yang hendak membesuk.

“Yang jelas saya sudah perintahkan ke petugas Rutan maupun Lapas yang ada di Sulut agar setiap keluarga napi yang akan masuk ke dalam harus diperiksa secara cermat, terutama makanan jangan sampai di dalam makanan itu diselipkan narkoba, hp atau sendok,” jelas Sukerta.

Sukerta mengakui memang beberapa bulan lalu Rutan dan  Lapas  sempat diisukan, dimana kedua tempat yang menampung para napi ini sering menjadi tempat transaksi barang haram.

“Dengan adanya hasil ini semua masyarakat bisa menilainya apakah isu itu benar atau tidak dan tes urine ini sekaligus untuk menjawab tudingan tersebut. Tapi saya pertegas di Rutan dan Lapas tidak ada yang namanya narkoba,” terang Sukerta.

Peliput: Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 27 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *