Penumpang Kotamobagu – Manado Mulai Rasakan Pahitnya Kenaikan BBM

Ilustrasi kesdihan warga atas naiknya BBM(foto: ist)

Ilustrasi kesdihan warga atas naiknya BBM(foto: ist)

KOTAMOBAGU, OKE – Warga Kotamobagu mulai merasakan ‘pahitnya,’ kenaikan BBM. Jika sebelumnya tarif Manado-Kotamobagu PP hanya Rp.45.000 sampai Rp.50.000, saat ini naik dua kali lipat menjadi Rp.60.000 sampai Rp.70.000/orang.

“Ini sangat berat,” keluh seorang penumpang saat sedang menunggu keberangkatan di salah satu pangkalan di seputaran pusat kota Kotamobagu, Rabu(26/6).

Kenaikan tarif Manado-Kotamobagu merupakan inisitasif sopir dan pemilik kendaraan, sebab pihak Dishub belum juga mengeluarkan penetapan tarif baru.

“Kalau saya masih memberlakukan tarif yang lama sementara bensin sudah naik, yang ada malah saya yang tidak dapat uang setoran,” tandas salah satu sopir.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu sendiri msih bersikap menunggu keputusan Pemprov soal tariff baru angkutan kota dalam Provinsi.

“Kami masih menunggu keputusan dari Provinsi,”  terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu Drs Ahmadyani Damopolii SH.

Peliput: Knb

Editor: Fian Kaunang

Comments

comments

Posted by on 26 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Bumi Totabuan,Ekonomi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *