Indonesia-Cina Perkuat Kerjasama Pemberantasan Tipikor

(foto: antara)

(foto: antara)

CHINA, OKE – Republik Indonesia dan Republik Rakyat Cina (RRC) memperkuat kerjasama pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal ini menjadi tema sentral pertemuan Wakil Jaksa Agung Darmono dengan Jaksa Agung RRC, Cao Jingming di Jinan, Provinsi Shandong, China Sabtu akhir pekan lalu.

Dalam siaran pers KBRI Beijing disebutkan bahwa pertemuan dilakukan di sela-sela konferensi ke-5 International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA).

Dalam pertemuannya dengan Cao Jingming, Darmono mengatakan perlu dilakukan beragam upaya penguatan kerjasama teknik penegakan hukum, khususnya terkait pemberantasan korupsi di Indonesia dan Cina. Darmono menekankan tidak satu pun negara yang mampu memberantas korupsi sendiri.

“Sebagian atau bahkan seluruh hasil kejahatan korupsi terdeteksi dilarikan ke luar negeri,” ujarnya.

Tak hanya itu, aparat penegak hukum antikorupsi juga harus meningkatkan kemampuan tekniknya, termasuk penguasaan teknologi informasi.

“Hal itu penting mengingat pengalihan aset-aset hasil korupsi juga ditempuh dengan menggunakan teknologi komunikasi yang canggih,” kata Darmono.

Ia menambahkan pemberantasan korupsi memerlukan strategi komprehensif yang mencakup upaya pencegahan, emberantasan, pendidikan masyarakat, harmonisasi peraturan, “asset recovery”, dan kerjasama internasional.

Dalam pertemuan IAACA juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama pemberantasan korupsi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kejaksaan Agung Cina. Konferensi ke-5 IAACA dihadiri 200 peserta dari 50 negara. (hkm-ol/cp)

Comments

comments

Posted by on 26 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Internasional,Kriminal,Nasional,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *