Taufik Tumbelaka: Sosialisasi Minim, Penyaluran BLSM Rawan Masalah

(foto: ist)

(foto: ist)

MANADO, OKE – Pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang akan dikucurkan Pemerintah Pusat sebagai kompensasi dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, masih disangsikan oleh sebagian besar kalangan. Seperti halnya penuturan salah satu pengamat Politik dan Pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik Tumbelaka. Menurutnya, BLSM yang nantinya dikhususkan untuk mensubsidi masyarakat miskin dan tidak mampu, bisa dipastikan bermasalah.

“Saya sangat yakin kalau pembagian BLSM terhadap masyarakat miskin, pasti akan bermasalah, jika tidak dilakukan pengawasan maksimal oleh semua pihak, baik aparat hukum, maupun masyarakat sendiri,” tukasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar masyarakat belum memahami mekanisme penyaluran dana BLSM sehingga, celah untuk terjadinya masalah akan sangat besar.

“Ini bicara tentang bantuan uang tunai, sementara bantuan tersebut, sosialisasinya sangat minim kepada masyarakat. Coba tanya saja ke masyarakat, sudah sejauh apa yang mereka ketahui tentang BLSM ini, dan sudah berapa banyak masyarakat yang tahu tentang bantuan ini,” tantangnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui mengatakan, mereka tidak paham tentang bantuan tersebut.

“Kami terus terang tidak tahu bantuan apa yang akan diberikan, serta berapa jumlah yang akan diberikan pemerintah,” ujar sejumlah warga.

Masyarakat berharap agar pemberian serta pembagian bantuan, dalam jenis apapun, harus sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.
“Apapun namanya itu bantuan, kalau memang ada, kami hanya berharap agar pemerintah dapat memberikannya sebaik-baiknya serta seadil-adilnya kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Kalau mengharapkan BBM supaya tidak dinaikkan itu sudah tidak mungkin lagi, jadi hanya itu yang kami minta dan harapkan,” aku mereka.

Ternyata, pesimistis dari warga terhadap pembagian BLSM ini, masih sangat tinggi, yang didasari oleh pembagian uang tunai. Bisa dikatakan, mereka ini kuatir jumlah yang mereka akan terima, kurang dari jumlah yang diputuskan oleh Pemerintah Pusat.

Peliput: Chaly Korompot
Editor: Robert Lalenoh/cp

Comments

comments

Posted by on 25 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Nasional,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *