Novvry Oroh: Empat Auditor BPK Sulut Harus Ditahan

Usai pembacaan dakwaan terhadap empat Auditor BPK Sulut, Ketua Majelis Hakim Novvry Oroh langsung memerintahkan agar mereka ditahan. (foto:ibra)

Usai pembacaan dakwaan terhadap empat Auditor BPK Sulut, Ketua Majelis Hakim Novvry Oroh langsung memerintahkan agar mereka ditahan. (foto:ibra)

MANADO, OKE — Dugaan Kasus Mark Up yang melibatkan empat orang Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulut, Senin (24/6) tidak disidangkan bersama. Meski dalam kasus yang sama namun pemberkasannya secara terpisah.

Sjarief Hidayatulloh SH (49) warga jalan Trulex II, blok HG 15 Nomor 8, Perumahan Permata I Sektor IX, Bintaro Jaya Tanggerang Selatan dan Wahyudi Bin Ika Suwita SH (53) warga Kelurahan Sukamaju, Cilodong Depok Jawa Barat  mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pingkan Gerungan SH, Alexander  Sulung SH, Oikurnia Zega SH serta Elwin Agustian Khahar SH terlebih dahulu.

Menurut JPU terdakwa Sjarief dan Wahyudi selaku panitia pengadaan tanah program peningkatan sarah dan prasarana aparatur negara untuk kantor BPK Sulut tahun 2006-2007 telah melakukan penggelembungan dana dalam lahan BPK senilai Rp6,7 miliar.

Akibat perbuatan tersebut, terdakwa melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

“Perbuatan mereka merugikan negara,” ungkap Pingkan dihadapan Ketua Majelis Hakim Novvry Oroh SH dan anggota Verra Lihawa SH MH serta Nick Samara SH MH dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado.

Setelah kurang lebih 1 jam  Sjarief dan Wahyudi mendengarkan dakwaan giliran terdakwa Muhammad Yasir SE AK dan Ambo Sappe, masih JPU yang sama dan hakim yang sama. Keduanya juga didakwa telah malakukan perbuatan korupsi.

Usai JPU membacakan dakwaan dari keempat Auditor itu, majelis hakim Novvry Oroh SH langsung menetapkan keempat terdakwa segera dilakukan penahanan untuk 30 hari ke depan.

“Saya lakukan perintah penahanan ini, mengingat dua terdakwa  tempat tinggalnya berada di luar Sulut,” terang Oroh.

Sebelumnya empat Auditor ini dalam sidang dakwaan perdana tidak hadir padahal pengadilan Tipikor Manado telah memanggil keempat terdakwa itu.

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 25 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *