Pemerintah Alokasikan Dana 29,4 Triliun untuk Kompensasi Kenaikan BBM

(foto: ist)

(foto: ist)

JAKARTA, OKE – Pemerintah menganggarkan dana untuk kompensasi terhadap masyarakat miskin terkait adanya kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp29,4 triliun.

“Dalam APBN-Perubahan 2013, telah ditetapkan program-program kompensasi terhadap masyarakat miskin dan rentan dengan alokasi dana Rp29,4 triliun,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Armida S. Alisjahbana dalam jumpa pers kenaikan harga BBM bersubsidi di Jakarta, Jumat (21/6).

Dia merinci, dana tersebut dialokasikan untuk program Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebesar Rp7,5 triliun, tambahan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Rp0,7 triliun, alokasi tambahan untuk program raskin Rp4,3 triliun, alokasi untuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) Rp9,7 triliun serta alokasi Program Infrastruktur Dasar sebesar Rp7,25 triliun.

“Program ini merupakan percepatan dan perluasan dari program-program bantuan sosial yang sudah ada selama ini,” katanya.

Pada Jumat malam (21/6), pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium menjadi sebesar Rp6.500 per liter dan solar Rp5.500 per liter yang berlaku efektif sejak Sabtu (22/6) dini hari.

“BBM jenis premium menjadi Rp6.500 per liter dan minyak solar menjadi Rp5.500 per liter,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik.

Dengan demikian, harga bensin jenis premium (Gasoline) RON 88 mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per liter, dan minyak solar (Gas Oil) mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 per liter.

Jero mengatakan penetapan kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 07PM/12/MEM/2013 tentang penyesuaian harga jual eceran BBM bersubsidi.

“Harga tersebut berlaku serentak di wilayah Republik Indonesia sejak 22 Juni 2013 pukul 00.00 WIB,” katanya. (hkm-ol/cp)

Comments

comments

Posted by on 23 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Nasional,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *