BBM Naik: Menyelamatkan Perekonomian Negara, Dana Kompensasi Buat Pak SBY Saja

BBM naik terkesan ada kepentingan politik (foto:ibra)

BBM naik terkesan ada kepentingan politik (foto:ibra)

Penulis Ibrahim Hiola

MANADO, OKE— Kebijakan pemerintah untuk menaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium,  hanya membuat masyarakat untuk mengantre demi  mendapatkan uang bantuan agar masyarakat tidak merasa kesulitan.

Pak presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang baik, harga BBM selama Bapak memimpin naik sebanyak lima kali, dengan gagah dan baik hati konon  Bapak akan memberikan  kompensasi untuk warga miskin   yang ternyata dibalik itu ada kepentingan politik.  Pikiran masyarakat kecil  sederhana saja Pak.  Benarkah Bapak suka melihat masyarakat  mengantre panjang dari sabang sampai Merauke layaknya pengemis? Kami tidak suka itu Pak. Kami tak suka terlihat miskin, apalagi menjadi miskin karena ulah Bapak sendiri.

Jika  memang Bapak punya uang untuk dibagikan kepada warga, pakailah uang itu, kami warga miskin rela meminjamkannya untuk menyelamatkan ‘perekonomian nasional’ yang kata pemerintah  sedang gawat itu.

Seharusnya Bapak SBY tidak perlu menaikan BBM, pakailah uang  Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi dari naiknya harga BBM,  kami rela untuk tidak menerimanya bahkan bila Bapak SBY ingin meminjam uang itu tidak masalah buat kami,  asalkan  untuk menyelamatkan bangsa!

Hidup ini  sederhana saja, ibarat  disambung lembaran-lembaran uang recehan. Memang kadang pemerintah memandang ilmu hitung ekonomi kami kelas rendahan.

Secara ekonomi, meski tergolong masyarakat miskin kami juga bisa menghitung berapa untuk makan sehari-hari, uang jajan anak sekolah, biaya transportasi,  listrik bulanan, dan kadang-kadang cicilan motor atau dispenser, DVD player tak perlu kalkulator untuk  menghitungnya. Bila sedang beruntung, kami bisa punya sisa uang untuk jalan-jalan di akhir pekan.

Jika  sedang sulit, kami tidak kemana-mana Pak presiden. Bila ingin mencari kebahagiaan gratisan pasti larinya nonton televisi meski kadang  justru dibuat pusing dengan berita-berita tentang beberapa anak buah Bapak  yang diduga korupsi bahkan beberapa dari mereka sudah ada tersangkanya.

Bila Pak SBY peduli dengan hidup kami yang semakin hari semakin miskin, berdirilah di hadapan masyarakat yang miskin dan tak tahu apa-apa ini, katakan apa yang negara perlukan  untuk menyelamatkan kegawatan bencana ekonomi negara ini? Jika Bapak perlu uang kami akan menjual ayam, sapi, mesin jahit, jam tangan,gitar bass, alat-alat musik kepunyaan kami atau apa saja agar terkumpul sejumlah uang untuk melakukan pembangunan dan penyelamatan perekonomian bangsa.

Atau jika  Bapak presiden disandra mafia, pejabat-pejabat yang tidak mempunyai hati nurani atau pengusaha-pengusaha yang menghisap rakyat, tolong beritahu kami. Siapa saja mereka? Kami akan bersatu untuk membantumu melenyapkan mereka(*)

 

Comments

comments

Posted by on 23 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *