FPDI-P Deprov Sulut Endus BLSM “Bau” Kepentingan Politis

(foto: ist)

(foto: ist)

MANADO, OKE – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyetujui usulan pemerintah atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 dalam sidang paripurna yang berakhir Senin (17/6) malam.

Beberapa kebijakan yang masuk dalam RAPBN-P tersebut adalah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Untuk kompensasi kepada masyarakat miskin, maka pemerintah akan mengucurkan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp150 ribu per rumah tangga sasaran (RTS), selama empat bulan. Hanya saja, Fraksi PDIP Deprov Sulut tetap menolak pemberian BLSM tersebut, karena dinilai sangat bermuatan politis.

“Kami di daerah, mendukung keputusan DPP PDIP yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Apalagi adanya pemberian BLSM ini perlu dipertanyakan. Apalagi mendekati pemilu. Jadi kami nilai ada nuansa politis yang sangat kental,” ujar anggota Fraksi PDIP, Steven Kandow, melalui telefon kepada okemanado.com, Kamis (20/6).

Hanya saja, meski menolak, mau tidak mau Fraksi PDIP harus menerima kenyataan bahwa BLSM segera dijalankan karena sudah disetujui DPR.

Peliput: Chaly Korompot
Editor: cp

Comments

comments

Posted by on 20 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *