Menyedihkan! PLN Tak Bawa Data Pelanggan Saat Hearing

Pihak PLN tak bawa data pelanggan saat hearing dengan Komisi B DPRD Manado, Rabu (19/06) siang tadi.(logo:istimewa)

Pihak PLN tak bawa data pelanggan saat hearing dengan Komisi B DPRD Manado, Rabu (19/06) siang tadi.(logo:istimewa)

MANADO, OKE—Situasi menyedihkan, terjadi saat Komisi B DPRD Manado, Rabu (91/07) siang tadi, mengadakan hearing dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Manado. Pasalnya, pihak PLN tidak membawa data pelanggan terkait Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) yang masuk ke kas daerah. Padahal surat pemberitahuan telah dilayangkan pihak komisi terkait hal-hal yang hendak dihearing.

Parahnya lagi, tiga perwakilan PLN, yakni, Asisten Manajer PAD, PP Andre Lengkong dan Iwan Hutadjulu-Supervisor Pelayanan Pelanggan, tidak  mampu membahasakan dan memahami persoalan PPJU.

“Tak satu pun penjelasan dari mereka, memuaskan kami. Semuanya tak mengerti soal PPJU. Ini memberi kesan buruk di mata kami,” ketus personil Komisi B, Hengky Kawalo.

Hal serupa diungkapkan Ketua Komisi B, Lily Binti. Dirinya bahkan sempat ‘mencak-mencak’ karena surat pemberitahuan yang dilayangkan kepada pihak PLN, tidak ditunjang dengan data valid yang mestinya harus dibawa.

“Mestinya, semua hal yang berhubungan dengan administrasi perlu dibawa serta dalam hearing. Sebab kita tak hanya menyoroti salah satu aspek saja,” sembur Binti dengan tensi tinggi.

Akhirnya, pihak Komisi B sepakat untuk menghentikan hearing dan menundanya pada Selasa pekan depan.

“Kami minta PLN yang datang berikut itu adalah yang berhubungan dengan permasalahan ini. Selain itu jangan lupa PLN juga harus menyiapkan data yang lengkap dan valid,” kata Sekretaris Komisi B Bobby Daud.

Sementara itu, pihak PLN ketika dimintai keterangannya mengaku bahwa mereka tidak mengetahui soal permintaan data dalam hearing tersebut, namun akan menyiapkannya pada hearing berikut.

Reporter: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 19 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *