Harga BBM Bervariasi, Beberapa SPBU Jual Premium 7 Ribu Per Liter

Harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium telah dipatok, Rp 6500 per liter.(foto:istimewa)

Harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium telah dipatok, Rp 6500 per liter.(foto:istimewa)

MANADO, OKE–Sejumlah SPBU di Manado, dikabarkan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium (bensin) dengan harga 7 ribu per liter. Padahal, standar kenaikan harga ini belum ditetapkan pemerintah.

“Saya baru mengisi bensin di salah satu SPBU di Wanea. Harga BBM-nya 7 ribu per liter. Saya heran, apa harga kenaikan ini sudah ditetapkan? Kan masih dalam proses dan belum final,” ujar Hans Mengko, yang berprofesi sebagai supir taksi ini.

Dia mengaku, beberapa temannya pun mengalami hal yang sama, mulai Senin (16/06) dua hari yang lalu.

“SPBU di Sario pun demikian. Harganya 7 ribu per liter,” kata Ody (38), dan turut dibenarkan oleh Dino (40), dua supir taksi dengan trayek Manado-Tomohon ini.

Sementara itu, Yudi S (29) salah seorang pegawai SPBU di kawasan Samrat, yang berhasil dimintai keterangannya mengatakan, penjualan BBM di SPBU tersebut sesuai penetapan kenaikan.

“Kami menjual BBM jenis premium dengan harga Rp. 6500,” katanya.

Fenomena ini menimbulkan semakin tidak jelasnya, praktek penjualan BBM jenis premium di Manado. Bahkan, menurut salah seorang warga, hal ini akan semakin memburuk bila pemerintah dan pihak Pertamina terlalu lama menetapkan harga BBM.

“Sebaiknya, lebih cepat lebih baik. Bila tidak, akan ada praktek-praktek penjualan BBM yang bervariasi. Ada yang menjual 7 ribu, ada yang menjual Rp. 6500 dan bahkan ada yang menjual BBM jenis premium masih menggunakan harga yang lama, Rp. 4500. Jangan sampai ada permainan harga lagi, yang akan memperburuk situasi masyarakat,” kata Denny Prasetyo (35), yang pada saat itu mengungkapkan aspirasinya di sebuah warung makan di sekitar Tikala.

Reporter: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 19 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *