Sada Kalahkan Polda Sulut dalam Sidang Praper Kasus Penerbitan SP3

(foto:ist)

(foto:ist)

MANADO, OKE— Majelis Hakim tunggal Efran Basuning SH Mhum pada sidang gugatan Praperadilan (Praper) yang dilayangkan  Djoni Gunawan melalui tim penasehat hukum Jhon Sada dkk, terhadap  pihak Kepolisian Daerah Polda Sulawesi Utara (Sulut) terkait  diterbitkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus penipuan, penggelapan dan   pemalsuan yang sudah ada tersangkanya, Louis Gunawan Khoe. Akhirnya Djoni dan kuasa hukumnya menang.

Sidang Praper yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Selasa (18/6), Basuning menyatakan  perkara  tersebut harus dilanjutkan  dan tidak layak di SP3.

“Putusan ini berdasarkan bukti yang diajukan pemohon dan keterangan  ahli yang menyebutkan kasus perdata ini tidak dapat menghapus perbuatan pidananya, sehingga dari keterang ahli dan pertimbangan hukum, SP3nya  harus dibatalkan,” ungkap Basuning saat sidang Praper digelar.

Dalam putusan, mejelis hakim mengabulkan permohonan Praper pemohon, menyatakan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), Nomor. SP.Sidik/169.a/III/2013/Ditreskrimum tanggal 5 Maret 2013 adalah tidak sah serta memerintahkan Mabes Polri Cq Polda Sulut Cq Ditreskrimum Polda Sulut, untuk membuka kembali dan melanjutkan penyidikan atas nama tersangka Louis Gunawan Khoe.

 

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

 

Comments

comments

Posted by on 18 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *