Didi Irawadi Syamsudin: Kenaikan BBM Jangan Hanya Dilihat dari Permukaan

Anggota Komisi III MPR/DPR-Ri, Didi Irawadi Syamsudin.(foto:istimewa)

Anggota Komisi III MPR/DPR-Ri, Didi Irawadi Syamsudin.(foto:istimewa)

MANADO, OKE–Anggota Komisi III MPR/DPR-RI, Didi Irawadi Syamsudin ketika diwawancarai seputar kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) mengatakan, kenaikan harga tersebut jangan dilihat dari sisi permukaannya.

“Tentu ada segi lain yang bisa kita lihat. Sebab, akhirnya karena terlalu murah, akan mengutungkan orang-orang yang mampu, dan bukannya menguntungkan rakyat kecil,” kata Syamsudin, Selasa (18/06) kepada okemanado.com, di Manado.

Dijelaskannya lebih jauh, kenaikan BBM ini sendiri tentu melalui proses panjang. Sebab, faktanya, situasi dan kondisi masyarakat di Indonesia tidak seperti negara-negara lainnya.

“Meski situasi kita berbeda, tapi tentunya ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang meski di lain sisi menuai kontroversi, tapi di sisi lain, justru bisa menguntungkan masyarakat,” ungkapnya kembali.

Perbedaannya yakni soal tarif BBM. Dikatakan Syamsudin, harga BBM di Indonesia sangat murah, bila dibanding dengan negara Vietnam.

“BBM di negara kita dijual Rp. 4500. Sedangkan di Vietnam dijual Rp. 13 ribu bahkan sampai 15 ribu rupiah. Toh, pemerintah mereka dan beserta warganya tidak melakukan pengeluhan signifikan terkait hal ini,” terangnya.

Ketika disinggung soal efektif atau tidaknya kenaikan harga BBM ini bagi masyarakat kecil, Didi sapaan akrabnya mengatakan, sangat tergantung bagaimana penilaian masyarakat. Akan tetapi menurutnya, hal ini malah bisa mendatangkan subsidi-subsidi terus-menerus bagi masyarakat yang penerapannya dalam bentuk lain.

“Saya kira, sangat bergantung dari tanggapan masyarakat Indonesia. Namun, jangan lupa, lewat kenaikan ini, pemerintah telah menetapkan untuk memberikan subsidi-subsidi berkepanjangan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan eknomi, di setiap daerah,” tandas Politisi dari Partai Demokrat ini.

Reporter: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 18 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *