Pasca Pemilukada, Situasi di Sitaro Mulai Kondusif

(foto: ils)

(foto: ils)

SITARO, OKE – Ajang lima tahunan yang baru saja digelar di kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) sempat menimbulkan riak-riak kecil di sejumlah wilayah 47 pulau tersebut.

Namun dari pantauan Okemanado.com, dinamika tersebut belakangan mulai stabil meski belum sepenuhnya. Pendukung yang kalah tampak mulai dewasa dalam menyikapi kekalahan jagoan mereka.

“Saat ini suasana telah kembali seperti sebelum digelarnya pemilukada. Tidak ada lagi insiden yang merujuk pada percekcokan,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Sitaro, Des Kalensang, Minggu (16/6).

Ia menambahkan, pemandangan demikian merupakan sesuatu yang biasa terjadi dikalah satu daerah menggelar pemilukada.

“Dinamika merupakan hal biasa serta wujud antusias masyarakat terhadap pesta demokrasi,” sebutnya.

Namun, dirinya juga sedikit menyesalkan tindakan fanatisme yang berlebihan beberapa pendukung yang sering memanaskan situasi.

“Ada beberapa oknum yang berlebihan dalam menanggapi pesta demokrasi sehingga sering memicu konflik antar kubu yang bisa saja merujuk pada kantibnas,” bebernya.

Tapi, dirinya mengaku bersyukur saat ini suasana sudah bisa dikatakan stabil. Sementara itu, dari pantauan Okemanado.com, hal serupa juga terjadi di jejaring sosial, dimana sikap saling ledek yang beberapa waktu lalu terus terjadi, kini mulai berkurang bakal hampir tidak ada lagi.

“Ini telah menunjukan bahwa warga Sitaro benar-benar menikmati ritme pesta demokrasi,” kata seorang PNS di Kabupaten Sitaro yang enggan namanya dipublikasikan.

Peliput/Editor: Robert Lalenoh

Comments

comments

Posted by on 16 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Nusa Utara,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *