Wakil Rakyat Sibuk di Jakarta, Masyarakat Larut dalam Kebingungan

Apa jadinya jika warga menyampaikan aspiirasi di kantor wakil rakyat yang sepi?(foto: ilustrasi/ist)

Apa jadinya jika warga menyampaikan aspiirasi di kantor wakil rakyat yang sepi?(foto: ilustrasi/ist)

MANADO, OKE – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sejak Kamis (13/6) ditinggal penghuninya.

Kosongnya rumah para wakil rakyat itu disebabkan kegiatan Bimbingan Teknis(Bimtek) personil Komisi I dan III di Jakarta sejak Senin (10/6/) , yang kemudian diikuti oleh Komisi II dan IV. Sesuai bocoran, Komisi II pelesir berlabel konsultasi dengan Badan Penghubung, sedangkan Komisi IV bertamu di Departemen Kesehatan.

Maka, sejumlah masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya pada Jumat (14/6/) siang, harus pulang dengan kecewa.

“Mungkin Kantor dewan sudah pindah ke Jakarta,” ujar warga saat diwawancarai okemanado.com

Keberangkatan para wakil rakyat hampir secara bersamaan itu, menurut pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka, seharusnya tidak boleh terjadi, jika ada pengaturan jadwal secara teratur.

“Kalau memang perjalanan dinas luar daerah sangat penting, harusnya atur jadwal agar di kantor dewan ada wakil rakyat untuk menjaga adanya penyampaian aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti itu, imbuhnya seikit menyindir, lembaga wakil rakyat bukannya menjadi wadah penampung aspirasi rakyat, sebaliknya wadah tempat rebutan jadwal melancong.

“Sangat penting untuk menyusun jadwal, agar masyarakat mengetahui kapan boleh datang dan saat mana aspirasi dipending dulu,” tandasnya.

Peliput: Chaly Korompot

Editor: Fian Kaunang

Comments

comments

Posted by on 15 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *