Setyady: “Polisi Berandal” Jelas Dihukum, Istilah Pro Police Masyarakat Perlu Tahu

(foto:ist)

(foto:ist)

MANADO, OKE— Masyarakat jangan takut dan segan-segan untuk melapor jika ada anggota polisi melakukan tindakan kekerasan terhadap warga sipil. Hail ini diungkapkan Kabid Propam Polda Sulut AKBP Yusuf Setyady SH MM Mhum, Jumat (14/6).

“Di Polda Sulut tidak ada istilah between police atau pilih-pilih kasih. Jika ada kepolisian yang melanggar hukum layaknya berandal jelas dihukum,” ujar Setyady.

Ditambahkan Setyady dalam Kepolisian apapun bentuk pelanggaran dan laporan banyaknya kasus anggota tersebut sampai sekarang masih ditindak lanjuti.

“Jadi masyarakat perlu tahu, tidak ada istilah pro kepada anggota berandal tersebut, siapapun dia entah perwira sampai bawahan jika salah tetap ditindak,” jelas Setyady.

Lanjut Setyady,  apalagi jika ada anggota yang menakuti masyarakat dengan pistol atau senjata api yang bersifat arogansi dan berdampak merugikan masyarakat jelas hal itu merupakan pelanggaran. Kecuali bila tembakan itu di arahkan ke udara dan merupakan tembakan peringatan.

“Kalau begitu jelas tidak masalah, ada istilahnya itu dinamakan Protap (Prosedur tetap),” beber Sedyady.

Lebih jauh Setyady menjelaskan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sosialisasi  kepada warga Sulut  tentang fungsi teknis binaan masyarakat (binmas) yang di dalamnya ada Kepolisian dan tokoh masyarakat beserta stake holder.

“Kita akan menjelaskan tentang kejelekan anggota Polri yang pantas dihukum, dan begitu juga sebaliknya masyarakatpun begitu, jadi ada sistem balance,” terang Setyady.

Peliput : Raygan Poluan

Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 15 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *