Turangan: Opini Tidak Wajar, Kajati Sulut Jangan Banyak Bicara

Tommy Turangan sorot kinerja Kajati Sulut, Ongal Siahaan. (foto:ibra)

Tommy Turangan sorot kinerja Kajati Sulut Ongal Siahaan. (foto:ibra)

MANADO, OKE— Pegiat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan kembali menyoroti  kinerja Kejaksaan Tinggi, (Kejati) Sulut yang dinilai tidak maksimal untuk mengusut kasus temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang direkomendasikan Badan Pemeriksa Keuangan, (BPK) Sulut terkait dugaan penyimpangan atas aset dan keuangan negara.

Menurut Turangan, adanya dua daerah yang mendapatkan opini Tidak Wajar (TW) yakni Pemkab Minahasa dan Pemkab Talaud sudah saatnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Sulut), DR Ongal Siahaan SH Ssos harus menindaklanjuti hasil temuan tersebut.

“Pengalaman di jaman dahulu pihak Kajati tidak pernah memproses daerah-daerah yang terkena opini TW. Saya tantang pak Ongal jangan hanya terlalu banyak berbicara di hadapan media, bila berani coba ditahun ini usut daerah yang mendapatkan opini TW,” tegas Turangan, Jumat (14/6) pada okemanado.com

Pernyataan Turangan tersebut, hanya menanggapi pernyataan dari Kajati Sulut, yang mengatakan pihak Kajati akan mengusut temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang direkomendasikan Badan Pemeriksa Keuangan, (BPK) Sulut terkait pengelolaan keuangan  di dua daerah. Untuk menempu itu  ada dua celah,  pertama bisa pro aktif menyambangi BPK untuk meminta data ataupun sebaliknya BPK menyerahkan LHP pengelolaan keuangan daerah ke  Kejati.

“Jadi bilah sudah  tahu celah itu silahkan pak Ongal bertindak dan bila terbukti secara hukum ada unsur kerugian negara harus diproses sesuai hukum, jangan ada lagi kong kali kong atau saling lobi,” terang Turangan.

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 14 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *