Kasus Trafficking, Terdakwa Asal Papua Dimejahijaukan di PN Manado

(foto:ilus)

(foto:ilus)

MANADO, OKE— Berkas perkara kasus dugaan penjualan orang (trafficking) asal Sulawesi Utara (Sulut), ke sala satu Café di Papua, telah limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Manado oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oetrus Sumelang SH, Kamis (13/6).

Berkas perkara  Nomor PDM-58/R.1.10/Euh2/06/2013, terdakwa Maja (28) wanita asal Nabire Papua ini dinyatakan bersalah oleh pihak kepolisian Sulut karena sengaja memperkerjakan Anak Baru Gede (ABG) di salah satu Café di Papua untuk menemani para lelaki hidung belang.

Dikatakan Humas Pengadilan Negeri (PN) Manado, Novvry Oroh SH untuk kasus trafficking ini sudah ada penetapan majelis hakim.

“Saya belum bisa pastikan kapan sidang perdananya, tapi yang jelas berkasnya sudah masuk, Kamis kemarin,” ungkap Oroh pada okemanado.com, Jumat (14/6).

Diketahui kasus ini terjadi Februari 2013. Cara perekrutan terhadap anak gadis yang masih dibawah umur, dengan cara menelpon dan mengajak untuk bekerja di Nabire Papua di salah satu Cafe dengan tawaran gaji yang lebih besar. Ternyata para gadis yang masih polos ini harus menemani para tamu Café.

Dari perekrutan itu terdakwa berhasil mendapatkan dua gadis cantik sebut saja Dahlia dan Mekar. Kemudian Dahlia dan Mekar dibawa melalui transportasi laut menuju Nabire. Namun petugas kepolisian berhasil menggagalkan rencana Maja, alhasil Maja  berhasil ditangkap dan dibawa ke Polda Sulut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Perbuatan terdakwa dijerat  pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 dan pasal 10 UU Nomor  21 tahun 2007.

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 14 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *