Mahyudin Damis: WDP Bukan Berarti Bebas dari Korupsi

Pengamat Politik Mahyudin Damis.(foto:mahyudin damis@fb)

Pengamat Politik Mahyudin Damis.(foto:mahyudin damis@fb)

MANADO, OKE–Penghargaan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang baru diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Manado oleh BPK RI meninggalkan beragam kesan, termasuk pula tanggapan. Pasalnya, penghargaan tersebut belum tentu menjamin sistim pemerintahan bebas dari korupsi.

Menurut pengamat politik, Mahyudin Damis, penghargaan WDP yang diterima Pemkot menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Mengingat, pengelolaan keuangan di lembaga ini, cukup riskan bila tidak ditangani dengan baik.

“Wah, itu berarti masih banyak catatan dari pihak BPK yang harus diselesaikan Pemkot,” kata Damis kepada okemanado.com, Kamis (13/06) pukul 20.28 WITA.

Pekerjaan rumah tersebut menurutnya, memiliki hubungan dengan beberapa hal yang mungkin saja diberi catatan kritis oleh BPK.

“Apakah itu soal keuangan, administrasi, atau aset-aset,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perbaikan ini menjadi syarat untuk mendapatkan WTP. Akan tetapi, penghargaan WTP yang nantinya diperoleh Pemkot belum tentu menjamin pengelolaan pemerintahan di Kota Manado bersih.

“Soalnya, meskipun mendapatkan WTP namun menurut BPK, sistim pemerintahan belum tentu bebas dari korupsi,” tuturnya.

Meski demikian, bukanlah tidak mungkin, pengelolaan pemerintahan yang bersih, bisa diwujudkan.

“Artinya, kini pemkot harus kerja keras lagi guna menutupi kekurangan-kekurangan yang ada. WTP harus dicapai sebelum pemilukada yang akan digelar di Manado 2014 mendatang. Catatan-catatan BPK Ini harus diselesaikan agar tidak mendapatkan kesulitan jika ingin ingin melanjutkan kepemimpinan di periode berikutnya. Sebab, bila tidak kepercayaan masyarakat bisa berkurang,” imbuh Damis kembali.

Editor: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 13 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *