Gubernur Sulut: Sampah Adalah Lambang Kemakmuran

Sinyo Harry Sarundajang (foto: ist)

Sinyo Harry Sarundajang (foto: ist)

MANADO, OKE – Satu pernyataan yang menarik diucapkan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang saat menerima rombongan penjemput piala Adipura yang diraih kota Manado, Rabu (12/6). Pernyataan tersebut yakni sampah adalah lambang kemakmuran.

Menurutnya, kalau tidak ada sampah, suatu kota belum tentu bisa dikatakan makmur. Artinya, sebuah kota berkembang ataupun maju akan selalu identik dengan sampah. Oleh karena itu, dirinya menilai bahwa sampah bukanlah musuh sehingga harus diperlakukan dengan baik alias dibuang di sembarang tempat.

“Buanglah sampah pada tempat yang benar karena jika tidak, ia (sampah, red) akan mampu menimbulkan malapetaka bagi kita,” kata Sarundajang.

Sehubungan juga dengan sampah merupakan lambang kemakmuran, orang nomor satu di Sulut itu mengingatkan kepada semua elemen masyarakat untuk tidak sembarang melakukan pembakaran terhadap sampah serta menghilangkan kebiasaan membuang sampah ke sungai ataupun laut.

Hal ini disampaikan, mengingat hingga ini masih sering terjadi tindakan pembakaran serta buang sampah tidak pada tempatnya oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Masih ada perilaku yang terus dipertahankan oleh sejumlah oknum masyarakat kita saat ini yakni, buang sampah di sembarang tempat,” ujar birokrat sarat pengalaman tersebut.

Tidak lupa juga dirinya mengajak semua warga untuk terus melibatkan diri dalam menciptakan lingkungan yang selalu bersih dan sehat.

“Menghadirkan lingkungan yang bersih tidak sekedar untuk mendapatkan penghargaan tapi yang utama adalah untuk kesehatan kita semua,” tuturnya.

Terkait keberhasilan kota Manado meraih Adipura utuk yang ketujuh kalinya, Sarundajang menilai itu merupakan pencapaian sungguh luar biasa. Apresiasi itupun semakin lengkap tak kala dirinya selaku pimpinan provinsi berjanji untuk membantu kota Manado khususnya dalam hal penambahan alat berat yang akan difungsikan di TPA Smompo.

“Kita akan lakukan penambahan eskafator guna menata sampah-sampah yang diangkut ke TPA,” tutupnya.

Peliput/Editor: Robert Lalenoh

Comments

comments

Posted by on 13 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *