Usulkan Pemberdayaan ‘Quick Medic’ di Program UC

Personil Komisi D DPRD Manado, Sendy Rumondor.(foto:okemanado/van)

Personil Komisi D DPRD Manado, Sendy Rumondor.(foto:okemanado/van)

MANADO, OKE—Masalah kesehatan di Kota Manado masih menjadi masalah serius yang terus didengungkan sejumlah pihak. Intinya terletak pada pelayanan.

Memang, terkait hal ini, sudah ada upaya pemerintah untuk meningkatkan program pelayanan kesehatan gratis lewat Universal Coverage (UC).

Namun, sayangnya, program tersebut belum bisa menjawab situasi dan kondisi masyarakat. Pasalnya, proses administrasi seringkali menjadi kendala. Belum lagi, bila ada pasien gawat darurat yang harus ditangani dengan cepat.

Terkait hal ini, Komisi D DPRD Manado, melalui Sendy Rumondor mengusulkan kepada pemerintah agar memberdayakan pelayanan ‘Quick Medic’ (pengobatan cepat-red) di program UC, guna meminimalisir, kemungkinan-kemungkinan ‘tragis’ yang bisa dialami pasien bila terlambat ditangani.

“Saya kira quick medic bisa membantu masyarakat bila dalam kondisi emergency atau gawat darurat,” katanya.

Usulan ini disampaikannya, mengingat, banyaknya antrian di rumah sakit, tenaga medis yang masih kurang, serta jumlah ruangan yang belum memadai, bisa menyebabkan kondisi pasien yang dalam keadaan gawat darurat malah lebih parah.

“Di sana, mereka (pasien gawat darurat-red) diberi pertolongan pertama, atau penanganan awal-mula,  sambil menunggu pengurusan dari pihak keluarga menyangkut adminstrasi guna mendapat perawatan intensif di rumah sakit,” imbuh Sekretaris Fraksi Gerindra ini.

Reporter: Ivan Jeremy 

Comments

comments

Posted by on 12 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *