Gedung Baru DPRD Sulut Terancam Tertunda

Maket DPRD Sulut yang baru(foto: ist0

Maket DPRD Sulut yang baru(foto: ist0

MANADO, OKE – Pembangunan gedung baru Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah ada pemenangnya. Dari penelusuran Okemanado.com di website resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sulut, pemenangnya yakni PT Karuniaguna Intisemesta, perusahaan yang berdomisili di Jakarta.

PT Karuniaguna Intisemesta menyisihkan 36 kandidat lainnya, hingga empat besar lainnya. Diketahui, nilai pagu paket pembangunan ini yang diputuskan Pemprov dan Deprov Sulut sebesar Rp24.200.000.000,00, dengan nilai HPS paket Rp24.198.423.000,00. PT Karuniaguna Intisemesta memenangkan tender ini dengan harga penawaran Rp21.388.391.000,00 dan pada akhirnya menjadi Rp21.388.370.000,00 ketika dikoreksi.

Hanya saja, proyek pembangunan gedung baru wakil rakyat ini yang sudah disepakati akan dibangun di Kelurahan Kairagi I Kecamatan Mapanget, terancam tertunda. Pasalnya, sebelum Pemprov Sulut memutuskan penggunaan tanah tersebut, rupanya belum memenuhi kata sepakat dengan Pemkot Manado. Sebab, di lokasi yang dimaksudkan untuk pembangunan gedung baru tersebut, berdiri bangunan tempat pengujian kendaraan bermotor (uji kir) Dinas Perhubungan Manado.

Hal itu ikut dibenarkan Wakil Ketua Deprov Sulut Joudie Watung SH ketika dimintai keterangannya, Rabu (12/6). “Ya, rupanya di lokasi pembangunan gedung deprov yang baru itu, di Kairagi, ada tempat uji kir Dishub Manado. Persoalannya, Dishub Manado sebelum pemprov memutuskan pembangunan kantor dewan, ada kerjasama dengan pihak ketiga dimana kontraknya masih sekitar lima tahun lagi. Kemudian di sana juga ada masyarakat yang tinggal. Jadi perlu komunikasi lagi, duduk bersama antara Pemprov Sulut dan Pemkot Manado, supaya ada solusi dan jalan keluar,” ujar Watung saat dikonfirmasi via telefon, rabu (12/6)karena sedang mengikuti Bimtek di jakarta.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa Pemkot Manado tidak mempersoalkan pembangunan gedung baru Deprov Sulut. Tetapi, ada hal-hal yang perlu diselesaikan terlebih dahulu di lokasi tersebut. “Benar di sana ada gedung tempat uji kir Dishub Manado. Mereka melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, dan masa kontraknya belum berakhir. Kami tidak ingin ada persoalan hukum di kemudian hari,” ujar GSVL menjawab pertanyaan okemanado.com

Di sisi lain, ada sejumlah keluarga yang menempati lahan tersebut, bahkan telah mendirikan bangunan permanen. “Ini juga persoalan, dimana kita harus melihat sisi kemanusiaannya,” tukas Ketua DPD Partai Demokrat Sulut ini.

Dia mengaku telah menyampaikan persoalan-persoalan ini kepada Gubernur Sulut SH Sarundajang dalam sebuah pertemuan belum lama ini.

“Saya sudah sampaikan masalah ini ke Pak Gubernur. Dan kita berharap ada solusi dan jalan keluar, supaya apa yang direncanakan berjalan dengan baik dan lancar, tanpa ada persoalan atau masalah di kemudian hari,” terang GSVL.

Peliput: Chaly Korompot

Comments

comments

Posted by on 12 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *