Syarifudin Saafa Tegaskan, PKS Sulut Tolak Kenaikan BBM

Ketua PKS Sulut, Syarifudin Saafa.(foto:okemanado/van)

Ketua PKS Sulut, Syarifudin Saafa.(foto:okemanado/van)

MANADO, OKE–Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulut Syarifudin Saafa mengatakan, PKS tetap berpegang teguh pada komitmennya, menolak kenaikan BBM. Pasalnya,  kondisi masyarakat sekarang ini, belum siap.

“PKS tetap menolak kenaikan BBM,” tegas Saafa kepada okemanado.com, Selasa (11/06) pagi ini.

Dirinya menjelaskan, latar belakang penolakan ini berkaitan erat dengan situasi yang tengah dialami masyarakat.

“Pertama, momentum kenaikan BBM tidak tepat. Apalagi, bila kenaikan BBM ditetapkan pada pertengahan tahun. Masyarakat sementara menyiapkan diri untuk menyongsong hari-hari besar keagamaan. Jangan sampai, kenaikan ini menjadi ‘biang keladi’, tertekannya masyarakat. Kan sayang, bila presiden dihujat ke sekian kalinya lagi oleh warga,” ujarnya.

Selain momentumnya tidak tepat, Saafa menambahkan, penolakan kenaikan BBM berbuntut pada belum dikajinya hal ini secara matang.

“Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan lagi, seperti ritme kenaikan minyak dunia. Akan menimbulkan spekulasi macam-macam, bila hal ini tidak dipertimbangkan. Sebab faktanya, minyak dunia dalam kondisi aman dan tidak ada tanda-tanda kritis,” terang anggota Komisi B DPRD Manado ini.

Selain itu, pertimbangan untuk menaikkan BBM ini menurut Saafa dirasa perlu, karena mengingat, krisis ekonomi yang dialami Amerika Serikat beberapa waktu lalu (jurang fiskal), terjadi karena negara tersebut menaikkan BBM.

“Kita perlu berkaca lagi lebih jauh tentang hal ini. Jangan sampai krisis moneter kedua terulang lagi sama seperti yang dialami AS baru-baru ini,” ungkapnya.

Sementara itu, kondisi minyak dunia periode Mei 2013, menurut laporan OPEC, dalam keadaan baik. Berikut data terkini yang dirangkum okemanado.com.

Periode Mei 2013

Kajian dan Investigasi OPEC Terkait Minyak Dunia

10 Mei 2013

OPEC memprediksi, permintaan global terkait minyak diperkirakan meningkat dari 800.000 barel per hari menjadi 89.700.000 barel per hari tahun ini. Sehingga dibutuhkan 29,8 juta pasokan dari OPEC.

30 Mei 2013

OPEC tinjau target produksi pada pertemuan di Wina 31 Mei mendatang. OPEC yang memasok sekitar 40% dari minyak mentah dunia, telah menetapkan kuota produksinya sebesar 30 juta barel per hari pada Desember lalu.

31 Mei 2013

Hasil akhir konferensi OPEC menyatakan, minyak dunia memang ada kenaikan. Namun tidak signifikan, dari 88,9 juta per barel di tahun 2012 menjadi 89,7 juta per barel di tahun 2013.

*data: dirangkum dari berbagai sumber*

Reporter: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 11 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *