Eks Ketua UPK, PNPM-MP Talaud Divonis 3 Tahun Penjara

(foto:ilus)

(foto:ilus)

MANADO, OKE— Mantan Ketua Unit Pengololan Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perbesaan (PNPM-MP) Kabupaten Talaud Djohan Parangka divonis 3 tahun penjara. Selain hukuman badan terdakwa juga didenda Rp50 juta subsider 2 bulan dan harus membayar uang pengganti sebesar Rp136.161 juta.

“Bila tidak dapat membayar harus diganti hukuman badan selama 4 bulan,” ungkap Ketua Majelis Hakim Armindo Pardede SH MAP, saat membacakan putusan dalam sidang  digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado, Senin (10/6)

Kata, majelis hakim terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo pasal 64 ayat (1) ke-1 KUHP.

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Noval Thaher SH, sebelumya JPU menuntut terdakwa selama 4 tahun penjara denda Rp50 juta subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa diduga melakukan korupsi senilai Rp86.161 juta, saat Adriana Lariwu SH selaku fasilitator Kecamatan yang bertugas mengurus aministrasi keuangan, pengawasan, pembinaan pengentrolan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat menemukan ketujuh kelompok SPP tersebut ternyata bermasalah.

Dalam temuan itu didapati ada 5 kelompok SPP dikecamatan Beo, telah melakukan penyetoran melalui terdakwa sebesar Rp 86. juta, dan ternyata uang tersebut tidak masuk ke-kas. Dua kelompok yang tidak menerima dana bantuan,yakni kelompok Maju Bersama dan Kelompok Suka Maju dengan masing-masing bantuan sebesar Rp 25 Juta serta Rp50 Juta ternyata diambil juga oleh terdakwa. Belakangan diketahui uang itu digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi.

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 11 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Nusa Utara,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *