Lima SPBU di Manado Mengaku Stok Premium di bawah Ambang Batas

Antrian BBM terjadi di Manado, Senin (10/06) dari pagi tadi, hingga sore ini.(foto:istimewa)

Antrian BBM terjadi di Manado, Senin (10/06) dari pagi tadi, hingga sore ini.(foto:istimewa)

MANADO, OKE–Berkurangnya stok premium di Manado, akhir-akhir ini, dan sekaligus berujung pada pengeluhan warga, ternyata diakui pula oleh beberapa petugas SPBU. Menariknya lagi, mereka mengaku bahwa, volume premium yang dimiliki sekarang ini, berada di bawah ambang batas. Hanya saja, ketika ditanyai seputar volume premium yang biasa dipasok, sejumlah petugas enggan membeberkannya.

“Kini kurang tersisa 40 persen. Paling, beberapa jam lagi akan habis,” ujar Stenly, pegawai SPBU di Winangun.

Hal serupa diungkapkan Onny Tumewu. Petugas SPBU di Wanea ini mengaku, antrian panjang yang terjadi di SPBU Wanea ini, terjadi semenjak pukul 10.00 WITA, pagi tadi.

“Malah, antrian masih terjadi. Belum lagi, stok yang kami miliki mulai berkurang,” ungkapnya.

Nining, salah seorang petugas di SPBU Paal II mengatakan, stok premium yang biasanya mencapai 70 persen di sore hari, akhir-akhir ini tidak terjadi.

“Sekarang tinggal 20 persen saja,” tandasnya.

Sementara itu, hal tersebut pun terjadi di SPBU Tikala dan SPBU di Kairagi, seturut pantauan media ini dan hingga berita ini diturunkan, antrian masih terjadi di beberapa SPBU seperti di Tikala dan Wanea.

Reporter: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 10 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *