Dugaan Pungli Honda K1, Komisi I DPRD Bolmong Lirik BKD

Yusra Alhabsyi SE(foto: ist)

Yusra Alhabsyi SE(foto: ist)

KOTAMOBAGU, OKE – Ketua Komisi I DPRD Bolmong Yusra Alhabsyi SE, mengaku sanbgat terusik dengan laporan dari salah satu Honda K1 yang mengadukan adanya pungutan pada proses pengurusan SK CPNS dari oknum tertentu.

Guna klarifikasi laporan itu, pihaknya akan segera meminta penjelasan dari BKD Bolmong.

Bagi Politisi PKB itu, jika terbukti ada pungutan, maka telah terjadi aksi Pungutan Liar(Pungli). Dan itu, menurutnya, sama sekali bukan sebuah perbuatan yang terpuji.

“Setahu saya, tidak ada biaya sepeserpun dalam pengurusan itu. Menyangkut biaya pengurusan termasuk transportasi, semuanya ada SPPD,” tegasnya kesal.

Beliau pun mengingatkan Hinda untuk tidak terjebak dalam skenario pihak-pihak tertentu, sehingga terbujuk memberikan rupiah.

Sebab akibatnya bisa fatal, jika aksi seperti itu tercium pusat. Bisa-bisa Honda bersangkutan akan dianulir namanya dari daftar,” tandas Yusra.

Yusra pantas berang, karena data informasi Honda K1, diakuinya sudah diperoleh dari Kementrian PAN dan RB. Maka, sekali lagi beliau tegaskan, akan memanggil pihak BKD Bolmong.

Peliput: Knb

Editor: Fian Kaunang

Comments

comments

Posted by on 7 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Bumi Totabuan,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *