PDAM Minut MoU dengan Kejari Airmadidi, Tunggakan Air yang Menunggak Harus Dibayar

Kantor Kejari Airmadidi (foto:ist)

Kantor Kejari Airmadidi (foto:ist)

MINUT, OKE— Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa Utara (Minut) melakukan kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Airmadidi, menyangkut tagihan pelanggan.

Dimana batas waktu tagihan harus tepat waktu atau tidak lewat tanggal 20 waktu berjalan. Dikarenakan bila ada yang belum membayar diatas dua bulan, harus diselesaikan secepatnya dan wajib membayar di loket kantor pos secara online.

“Ini adalah itikad baik PDAM, nantinya pihak kejaksaan akan turun langsung mendampingi PDAM untuk melakukan tagihan kepada pelanggan yang menunggak pembayaran,” ujar Kepala Kejari Airmadidi, Irvan Samosir SH MH, Rabu (5/6).

Samosir menambahkan, langkah itu sebagai komitmen bersama demi kepentingan masyarakat, dan diharapkan pada pelanggan dapat segera membayar tagihan rekening air tepat waktu sebelum pihak Kejari mengirim undangan bagi pelanggan.

“Diharapkan ini jadi perhatian bersama, dan terima kasih buat mereka yang telah melakukan pembayaran tagihan,” ujar Samosir.

Dirut PDAM, Deybert Rooroh juga ikut menyampaikan terimakasih pada pelanggan yang melaporkan terjadi pencurian air PDAM. Dimana tim segera diturunkan.

“Kerjasama pelanggan untuk membayar air, sangat diperlukan, dengan begitu suplai air tidak berkurang dan bisa memenuhi semua kebutuhan pelanggan,” tegas Rooroh.

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 6 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa,Minahasa Utara,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *