Jelang Malam, Timbunan Sampah Hiasi Manado

Jelang malam, sampah menghiasi Manado.(foto:ist. Insert: Linneke Kotambunan, ist)

Jelang malam, sampah menghiasi Manado.(foto:ist. Insert: Linneke Kotambunan, ist)

MANADO, OKE–Menjelang malam, timbunan sampah, hiasi Manado. Dari pantauan, ada beberapa titik yang tak luput dari timbunan sampah ini. Pemandangan tersebut dapat dilihat di sekitar ruas Jalan Wanea-Samrat, khususnya di sekitar lampu merah, Jalan Wolter Mongisidi di kawasan Bahu, dan di seputaran Paal II.

Kondisi ini membuat Kota Manado terkesan tak elok, bila dilihat di malam hari. Apalagi, volume sampah yang tertimbun terbilang banyak.

“Biasanya kalau malam hari, sampah makin menumpuk. Pagi harinya baru diangkut,” ujar Rini Tuerah, warga Karombasan.

Hal serupa diungkapkan Tina Bungkul, warga Paal II. Dia mengatakan, bukan hanya sampah kering saja, melainkan sampah basah juga turut mampir di lokasi timbunan sampah, yang tak jauh dari rumahnya.

“Lihat! banyak juga kan sampah basah yang ada di situ. Sejam lagi, pasti tercium bau busuknya,” tandasnya.

Sementara itu, Komisi C DPRD Manado, melalui Linneke Kotambunan ketika dimintai tanggapannya mengatakan, masalah ini harusnya bisa diperhatikan dengan lebih baik lagi oleh pihak pemerintah. Apalagi, sudah ada jam-jam tertentu untuk membuang sampah.

“Otomatis, kalau sudah ada penentuan waktu, maka berarti ada armada sampah yang siap mengangkutnya. Tapi, mengapa tidak jalan, ini yang perlu dipertanyakan. Toh, buktinya, masyarakat sendiri yang mengeluh, sampah baru diangkut pada pagi hari,” kata Kotambunan.

Terkait hal ini, dirinya meminta agar pihak Pemkot semakin peduli lagi mengenai persoalan kebersihan di Kota Manado.

“Bukan berarti selama ini Pemkot tidak peduli. Cuma perlu ditingkatkan lagi penanganannya. Ini juga kan demi kebaikan bersama,” tandas Ketua Fraksi Gerindra ini.

Peliput: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 5 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *