Ijazah Harus Ditulis Hati-hati

(foto:ist)

(foto:ist)

AIRMADIDI, OKE—  Ijazah pendidikan adalah bukti dari kelulusan seseorang telah selesai menempuh tingkat pendidikan, yang hanya bisa dipakai sesuai aslinya. Ketepatan akan penulisan data dalam ijazah sangat diperlukan, karena dasar untuk data selanjutnya berdasar ijazah awal.

Di SDN Inpres Kampung Ambon, Likupang Timur, Minahasa Utara (Minut), terdapat 17 ijazah tahun pelajaran 2011/2012 didapati banyak terdapat kesalahan penulisan data.

Kepala Dikpora Minut, Maximelian Tapada, melalui Kabid Pendidikan Dasar, Jeane S Rumagit, mengakui kesalahan dalam penulisan data ijazah adalah kesalahan yang fatal, bahkan bisa dianggap ijazah tersebut sudah rusak.

“Ijazah salah penulisan bisa dikategori rusak, untuk menggantinya bisa membuat surat keterangan atau surat kehilangan,” ungkap Rumagit di ruang kerjanya, Rabu (5/6).

Rumagit mengakui, nantinya informasi akan disampaikan ke kepala dinas dan diteruskan ke pihak sekolah, dalam hal ini adalah kepala sekolah tersebut.

“Nantinya saya akan panggil kepala sekolahnya, untuk mengklarifikasi kesalahan penulisan data di ijazah ini,” kata Rumagit.

Ditegaskan Rumagit, sebaiknya penulisan ijazah, awalnya ditulis menggunakan pensil, bila ada kesalahan maka bisa dihapus untuk diperbaiki, karena bila sudah memakai tinta marker maka sudah tak bisa di hapus untuk diperbaiki.

“Menulis dengan pensil terlebih dulu, memang car kuno, tapi ini untuk menjaga kesalahan penulisan,” terang Rumagit.

Ia pun mengakui tidak senang melihat dalam ijazah ada tanda-tanda tambahan, atau tanda perbaikan. Karena hal tersebut bisa dianggap telah dirubah sendiri.

“Ini menjadi bahan masukan, nantinya juga akan saya sampaikan dirapat, agar kepala sekolah lainnya lebih hati-hati dalam penulisan data di ijazah,” tandasnya.

Peliput/Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 5 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Minahasa,Minahasa Utara,Oke Manado,Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *