Caleg Mantan Napi, Harus Klarifikasi

Anggota Panwaslu Kota Manado, Jurike Kaeng.(foto:istimewa)

Anggota Panwaslu Kota Manado, Jurike Kaeng.(foto:istimewa)

MANADO, OKE—Calon legislatif (caleg) mantan terpidana, dikabarkan harus memberikan klarifikasi di sejumlah media, bila ingin maju dalam Pilcaleg 2014 mendatang. Dari informasi yang dirangkum hal tersebut tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 07 Tahun 2013, dan dibaharui lagi dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013, tentang persyaratan menyangkut caleg mantan narapidana.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Manado, Heard Runtuwene, melalui anggota Panwaslu Jurike Kaeng ketika dimintai keterangannya mengatakan, memang hal tersebut terungkap dalam aturan KPU. Di sana dikatakan, caleg yang pidananya 5 tahun, wajib dan harus melakukan klarifikasi ke publik bahwa ia pernah tersandung hukum.

“Kami tinggal menunggu diumumkannya revisi DCS dari KPU, baru melakukan investigasi, termasuk hal ini ke semua caleg yang telah masuk DCS,” kata Jurike sapaan akrabnya, dan turut dibenarkan oleh Sutrisno Ismail, kepada okemanado.com.

Ditambahkannya, hal ini akan diteruskan ke pihak panwas kecamatan untuk ditindaklanjuti. Panwas akan melakukan investigasi, apabila hasil verifikasi perbaikan DCS tahap II telah selesai dan diumumkan KPU Manado.

 “Jadi, kita bekerja bersama-sama untuk melihat dan menyeleksi caleg-caleg yang akan maju dalam Pilcaleg 2014 mendatang,” imbunya.

Ketua Panwascam Wanea, Roland Porawouw, dan Ketua Panwascam Tikala, Isa Jusuf.(foto:okemanado)

Ketua Panwascam Wanea, Roland Porawouw, dan Ketua Panwascam Tikala, Isa Jusuf.(foto:okemanado)

Sementara itu, Ketua Panwascam Wanea, Roland Porawouw yang baru saja dilantik, mengatakan, terkait hal ini, dirinya siap menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya guna menciptakan pemilu yang jujur dan adil

“Kami menunggu instruksi lebih lanjut dari pimpinan, terkait hal tersebut,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Ketua Panwascam Tikala, Isa Jusuf. Dia mengatakan, akan melakukan yang terbaik dalam mengemban tugas tersebut.

“Itu kan sudah menjadi tugas kami, bila sudah ada instruksi dari pimpinan. Intinya, pasti ada identifikasi data-data caleg yang terpidana di setiap kecamatan,” tambahnya.

Peliput: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 4 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *