Pujian untuk Alex Oxlade-Chamberlain

Chamberlain disambut Rooney dan Lampard usai mencetak gol ke gawang Brasil.

Chamberlain disambut Rooney dan Lampard usai mencetak gol ke gawang Brasil.

BRASIL, OKE — Manajer Roy Hodgson menyebut Alex Oxlade-Chamberlain memberi Inggris sebuah ”dimensi tambahan” saat the Three Lions bermain imbang 2-2 melawan Brasil. Dalam pertandingan semalam, Inggris tertinggal terlebih dulu di babak pertama tetapi gol Oxlade-Chamberlain dan Wayne Rooney usai istirahat sempat membalikkan keadaan sebelum akhirnya Paulinho menyamakan kedudukan. Di babak pertama, Brasil terlihat sepertinya akan membawa kemenangan dalam pertandingan di stadion Maracana setelah memborbardir barisan pertahanan Inggris.

Beruntung kiper Joe Hart bermain gemilang dengan membuat banyak penyelamatan meski akhirnya Fred berhasil membawa Selecao unggul 1-0 di menit ke 57. Dan Manajer Roy Hodgson memuji Alex Oxlade-Chamberlain sebagai ”dimensi tambahan” saat the Three Lions berhasil menahan imbang Brasil. “Kami kecewa setelah tidak menang saat melawan Irlandia dan saya juga kecewa hari ini karena kami telat mencetak gol.”

Saat Oxlade-Chamberlain masuk di menit 61, remaja berusia 19 tahun ini membuktikan dia mampu mengisi lapangan tengah dengan menggeser posisi Phil Jones yang ditarik mundur ke bek kanan. Strategi ini memberi tenaga tambahan bagi Inggris dan pemain asal klub Arsenal ini langsung mencetak gol enam menit setelah diturunkan.

“Alex sangat hidup. Dia masuk untuk menyerang dan mencetak gol,” kata Hodgson. “Permainan kami terlihat sudah baik sebelum dia masuk tetapi dia menambah dimensi lain dan mencetak sebuah gol yang sangat bagus.” Gol Inggris lainnya dicetak Wayne Rooney di menit 78, sebelum akhirnya Paulinho menyelamatkan tuan rumah di menit ke 81.

Meski bermain cemerlang tetapi ayah Oxlade-Chamberlain, Mark mengaku tidak melihat anaknya mencetak gol ke salah satu tim terbaik dunia tersebut karena dia sudah tidur. Hasil imbang ini menjadi penting bagi Inggris meski hanya sebuah pertandingan persahabatan, apalagi sebelumnya mereka berhasil mengalahkan Brasil 2-1 di Wembley, Februari silam.

Dan Hodgson sendiri mengaku kecewa karena tim asuhannya gagal menang untuk kedua kalinya atas lima kali juara Piala Dunia tersebut. ”Sejumlah pertandingan imbang dicap kemenangan dan sejumlah hasil imbang lainnya juga disebut kekalahan. Kami kecewa setelah tidak menang saat melawan Irlandia dan saya juga kecewa hari ini karena kami telat mencetak gol,” ujar Hodgson. Sementara bagi Brasil, gol yang dicetak Paulinho sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan Brasil melawan tim Eropa sejak Inggris menang 2-0 di Maracana pada tahun 1984. (bbcindonesia)

Comments

comments

Posted by on 3 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Sports. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *