Max Silinanung: Pengusaha Walet ‘Kumabal’ Bayar Pajak

Gedung untuk sarang burung Walet(foto: ilus)

Gedung untuk sarang burung Walet(foto: ilus)

MINUT, OKE— Max Silinanung, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) Pemkab Minut, mengatakan sejumlah pengusaha sarang burung walet yang ada di wilayah Minahasa Utara (Minut), kumabal dalam membayar pajak ke daerah.

“Untuk itulah kami mintakan pihak kejaksaan negeri Minut untuk membantu kami melakukan penagihan tunggakan pajak tersebut,” ujar Silinanung pada okemanado.com, Senin (3/6).

Diakui Silinanung, pajak tersebut berjumlah 10 persen dari hasil penjualan usaha sarang burung walet.

“Kami berharap, para pengusaha bisa menyelesaikan tanggungjawabnya, karena pihak pemkab telah menyeriusi sebagai dasar penilaian pengelolaan keuangan daerah yang baik,” jelas Silinanung.

Bobby Selang SH, Kasi Intel Kejari Airmadidi, ketika dikonfirmasi, mengakui adanya memorandum of understanding dengan pihak dinas PPKA Minut, untuk menindaklanjuti tunggakan pajak pengusaha sarang burung walet.

“Penyelesaiannya, bisa dilakukan di dalam persidangan dan di luar persidangan. Kalau tak bayar, tentunya ada sanksi,” pungkas Selang.

Peliput: Robin Tanauma

Editor : Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 3 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Minahasa,Minahasa Utara,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *