Kritisi Lahan 16 Persen, Komisi A DPRD Manado, Bedah Laporan Pihak Pengembang

Ketua Komisi A DPRD Manado, Sultan Udin Musa, dan Sekretaris Komisi, Markho Tampi.(foto:okemanado)

Ketua Komisi A DPRD Manado, Sultan Udin Musa, dan Sekretaris Komisi, Markho Tampi.(foto:okemanado)

MANADO, OKE—Pasca digelarnya hearing antara Komisi A DPRD Manado, bersama dengan sejumlah pihak pengembang lahan 16 persen, Senin (03/06) pagi hingga siang tadi, Ketua Komisi A,Sultan Udin Musa kepada okemanado.com mengatakan, hearing yang digelar di ruang rapat paripurna tersebut bertujuan mempertanyakan penyerahan lahan 16 persen dari pihak pengembang ke tangan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

“Kami menanyakan, apakah lahan tersebut sudah diserahkan ke tangan pemkot atau belum? Sebab, jangan sampai hal ini akan membawa konsekuensi hukum bagi para pengembang,” tegas Musa.

Hearing yang berlangsung cukup alot tersebut, dihadiri sejumlah perwakilan pengembang. Dari informasi yang dirangkum beberapa pihak pengembang yang hadir antara lain, PT Multi Cipta Perkasa, PT Mega Surya Lestari, PT Gerbang Nusa Perkasa, PT Bahu Cipta Pertiwi, PT Papetra Perkasa Utama. Tak hanya itu, turut hadir pula Camat Malalayang, Tresje Mokalu, Kepala Seksi (Kasi) Survey Pengukuran BPN Yandry Rony, Lurah Sario Tumpaan Oktavianus Adile dan pihak Polresta Manado.

Namun, meski berlangsung alot, hearing tersebut ternyata masih akan berkelanjutan. Pasalnya, selain perwakilan pemerintah kota tidak hadir, sejumlah bukti dokumen, seperti Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) tidak dapat ditunjukkan pihak pengembang.

“Hearing masih akan tetap dilanjutkan, pada pekan depan, hingga hal ini benar-benar jelas dan terealisasi. Makanya, bila ingin cepat selesai, kami minta partisipasi dan pro aktif dari sejumlah pihak, yang terkait dalam lahan 16 persen,” kata Sekretaris Komisi A, Markho Tampi SIK.

Sekedar diinformasikan, lahan 16 persen di tiga lokasi seperti di Megamas, Mantos dan Marina Plaza, sudah selesai diproses dan tinggal diserahkan ke pihak Pemkot untuk ditangani.

Reporter: Ivan Jeremy

Comments

comments

Posted by on 3 June, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *