Perda Pohon Mendesak

Penebangan pohon beberapa waktu lalu. (foto: Okemanado.com)

MANADO, OKE – Belum adanya Peraturan Daerah (Perda) pohon, menjadi perhatian Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Komisi yang membidangi pembangunan ini me-wacanakan dibentuknya Perda tersebut.

Menurut Ketua Komisi III, Sherpa Manembu saat dihubungi via telepon oleh Okemanado.com, jumat (31/5)  mengatakan, perda pohon sangat dibutuhkan di Sulut terkait dengan begitu banyaknya program perawatan instalasi dari PLN seperti tiang-tiang listrik dan jaringan kabel di daerah ini.

Apalagi kata Manembu, pihak PLN selalu mengalami hambatan dan kesulitan untuk memangkas ranting-ranting pohon yang sudah menyentuh jaringan-jaringan kabel milik PLN.

“Pemadaman listrik secara mendadak sering terjadi di daerah kita, khususnya saat ada gangguan cuaca, mulai hujan deras hingga angin badai yang terjadi beberapa bulan terakhir ini,sampai mengakibatkan ranting-ranting pohon patah dan menimpa kabel-kabel listrik sehingga mengakibatkan padamnya listrik. Jika ada perda pohon, maka pemangkasan yang dilakukan oleh PLN bisa jelas bagaimana,” terang Manembu.

Terkait perda pohon, tak hanya di Sulut saja yang tidak memiliki. Pemkot Manado yang juga mengenakan sangksi perda bagi siapa yang menebang pohon, sering keteteran karena saat penebangan akan dilihat juga estetikanya, bukan hanya sembarang memangkas saja. Dan alhasil, pemadaman listrik secara mendadak sering terjadi di Kota Manado. Khusunya jika sedang hujan deras atau angin badai.

By: Chaly Korompot

Comments

comments

Posted by on 31 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *