SDN Kecil Pimpin Meninggalkan Sejarah

 Sekolah SDN Kecil Pimpin dan SMP Satap Pimpin Sempat ditutup satu hari oleh keluarga Lengkong yang mengaku sebagai pemilik lahan sekolah (foto:Robin)

Sekolah SDN Kecil Pimpin dan SMP Satu Atap Pimpin Sempat ditutup satu hari oleh keluarga Lengkong yang mengaku sebagai pemilik lahan sekolah (foto:Robin)

PIMPIN, OKE— Pemberian hibah tanah di SDN Kecil di desa Pimpin, Kema, oleh pihak keluarga Lengkong, di tanggapi oleh Gubernur Sulut yang saat itu dijabat GH Mantik, agar dibuat monumen patung ayah dan ibu dari JW Lengkong sebagai pemilik lahan.

“Permintaan gubernur di tolak oleh ayah saya, karena saat itu ayah saya masih hidup, jadi tidak baik kalau dibuat monumen,” ujar JW Lengkong ahli waris dan anak dari pemilik lahan sekolah, Rabu (29/5).

Dikatakan Lengkong, ayahnya kemudian memintakan agar keluarga dijadikan saja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bentuk penggantian tanah yang dihibahkan.

“Janji tersebut terus hanya tinggal janji, bahkan keluarga kami yang sudah honor sejak tahun 1995 sampai saat ini belum diangkat jadi PNS,” ujar Lengkong. (ibra)

Comments

comments

Posted by on 30 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa,Minahasa Utara,Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *