Dugaan Penggelapan Uang 207 juta Milik PT Pelayaran Sampati Manado, Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa

(foto:ilus)

(foto:ilus)

MANADO, OKE— Ketua Majelis Hakim Aris Bokko SH dan anggota majelis hakim Efran Basuning SH Mhum serta Willem Rompies memvonis bebas terdakwa Marlina Olet Pandita terkait kasus dugaan penggelapan uang PT Pelayaran Sampati Manado senilai Rp207 juta.

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (30/5) itu,  dalam amar putusan yang dibacakan oleh majelis hakim secara bergantian ini menyatakan bahwa tidak adanya bukti pembukuan dari perusahaan atas penggelapan yang dituduhkan sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mariana Matulessy SH.

“Yang jelas saat kami memintakan bukti keuangan dan jumlah barang yang keluar saksi korban Tonny Sampakang tidak bisa memperlihatkannya. Tetapi yang ada hanya bukti resi barang saja,” ungkap Bokko dalam amar putusan.

Tidak adanya bukti yang bisa diperlihatkan saksi pelapor sehingga majelis hakim membebaskan terdakwa dan tuntutan JPU.

“Apalagi pada sidang sebelumnya bendahara dari PT Sampati pun tidak ada bukti masuk keluarnya uang tersebut,” tambah Bokko.

Atas putusan itu JPU langsung menyatakan kasasi. “Yang mulia dari putusan itu saya akan melakukan kasasi,” kata Matulessy.

Sebelumnya  sesuai tuntutan JPU, terdakwa sebagai kepala operasional gudang yang dituntut 1 tahun dan 6 bulan pidana penjara,terbukti secara sah dan menyakinkan telah bersalah melakukan tindaka pidana sesuai dalam dakwaan pasal 374 jo pasal 64 ayat (1) KUHP). Terdakwa yang bertugas mencatat barang yang keluar dan masuk,mengawasi barang muat ke kapal dan yang dibongkar serta menerima uang dari para pengguna jasa berupa uang ongkos angkutan atau frak kapal yang merupakan uang tiket barang dan fee jasa perusahaan yang merupakan jasa dari PBM (perusahan Bongkar Muat) .Dimana uang ongkos angkutan kapal dan uang jasa perusahaan dari pengguna jasa dari tahun 2009 dengan tahun 2012 yang tidak disetorkan terdiri dari uang ongkos angkutan kapal Rp111.780 juta dan uang jasa perusahaan Rp 95.598 juta.Terdakwa yang didampingi Peansihat Hukumnya Syamsu Soleman SH merasa bersyukur atas putusan tersebut. (ibra)

 

 

Comments

comments

Posted by on 30 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *