JPU Hadirkan 2 Saksi Anggota Polisi Dalam Kasus Ganja Golongan I

Penasehat Hukum Cristianto Janis SH (foto:ibra)

Penasehat Hukum Cristianto Janis SH (foto:ibra)

MANADO, OKE— Sidang dugaan kepemilikan dua paket ganja Golongan I dengan terdakwa Amran Sanang kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Rabu (29/5). Pada sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Meidiani Muhammad SH  menghadirkan dua orang saksi dari pihak kepolisian yakni Lukman Hengkelare dan Hendri Wijaya.

Dihadapan Ketua Majelis Hakim Willem Rompis SH dan anggota majelis Efran Basuning SH Mhum serta Uli Purnama SH MH, Hengkelare menjelaskan dimana terdakwa  saat ditangkap tidak terdapat barang bukti.

“Memang saat kami tangkap barangnya tidak ada. Barang itu kami temukan di IT Center tepat di toko  Intertech,” ungkap Hengkelare.

Wijaya menambahkan,  memang benar barang tersebut dikirim bukan untuk terdakwa tetapi untuk Salim.

“Informasi itu hanya kami dengar,” singkat Wijaya.

Dalam dakwaan JPU terdakwa Amran Sanang  dan Rizki Dalton Wowiling dalam berkas terpisah pada, Sabtu (13/10) 2012 terdakwa ditangkap di parkiran motor IT Center Manado oleh Lukman Hengkelare dan Hendri Wijaya sekira pukul 19:00 Wita.

Terdakwa diduga memiliki dua paket ganja dengan berat masing-masing paket I 9,4 gram dan paket II 12,9 gram. Akibatnya terdakwa  diancam pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Usai sidang di gelar, Cristianto Janis SH mengatakan bahwa  kasus dugaan kepemilikan ganja tersebut yang diajukan JPU tidak menyangkut unsur dalam dakwaan.

“Sudah jelas dalam keterangan ke 2 saksi yang dihadirkan JPU tidak ada yang menjelaskan dimana barang haram tersebut milik dari saudara Amran Sanang. Apalagi barang kiriman itu bukan di atasnakan ke terdakwa,” pungkas Janis. (ibra)

Comments

comments

Posted by on 29 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *