Komisi C DPRD Manado, Minta Laporan Distakot Terkait Penerangan Jalan yang Masih Dikeluhkan Warga

Personil Komisi C DPRD Manado, Linneke Kotambunan.(foto:ist)

Personil Komisi C DPRD Manado, Linneke Kotambunan.(foto:ist)

MANADO, OKE—Komisi C DPRD Kota Manado melalui Linneke Kotambunan meminta laporan Dinas Tata Kota (Distakot) Manado terkait penerangan jalan yang hingga kini masih dikeluhkan warga.

“Pada dasarnya kami minta agar pihak Distakot sebagai mitra kerja kami memberikan laporan mengenai lampu jalan. Sampai di mana perkembangannya, dan apa masalah signifikan yang dihadapi, sehingga masalah ini masih dikeluhkan warga,” kata Kotambunan kepada okemanado.com.

Keluhan warga ini sangat beralasan. Apalagi, seturut pantauan media online ini, sejumlah wilayah seperti Dendengan Dalam, Pomorow, Paal II dan Tikala, masih minim sarana penerangan jalan.

“Saya sangka, laporan dari Distakot bisa digunakan untuk menjawab keluhan ini, beserta komitmen yang akan dilakukan ke depan nanti bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, dari informasi yang dirangkum, anggaran pemeliharaan dan pengadaan lampu jalan di Kota Manado, menelan biaya Rp 600 juta. Angka yang cukup menggelengkan kepala ini, sangat bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Pasalnya, hanya 40 persen saja sarana penerangan jalan yang aktif.

Apalagi, penggunaan dana tersebut dikabarkan belum termasuk dana untuk mengganti foto Cell, MCB, jaringan lampu, intaktor dan PTCB.

“Makanya kami butuh laporan jelas dari pihak Distakot agar bisa diteruskan kepada masyarakat agar dipahami,” tandas Ketua Fraksi Gerindra ini.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Kepala Distakot Pemkot Manado Amos Kenda belum berhasil dimintai keterangannya.(rep4)

Comments

comments

Posted by on 28 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *