Dugaan Penipuan Proyek ATK yang Menyeret Eks Bendahara Disparbud Manado, Oknum PNS Terlibat

Penasehat Hukum Markus Tojang SH (foto:ibra)

Penasehat Hukum Markus Tojang SH (foto:ibra)

MANADO, OKE—  Markus Tojang SH penasehat hukum terdakwa Enny Julie Angelia Umbas dalam mebacakan pembelaan (pledoi) tetap meminta agar Ketua Majelis Hakim membebaskan terdakwa  dari segala tuntutan hukum. Hal ini diungkapkanTojang dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Selasa (28/5).

Menurut Tojang dalam kasus proyek Alat Tulis Kantor (ATK) senilai Rp60 juta itu yang harus bertanggungjawab adalah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  (Disparbud) Manado Hendrik Waroka, bukan terdakwa Enny Julie Angelia Umbas selaku bendahara  Disparbud.

“Yang jelas yang bertanggungjawab adalah pak Hendrik Waroka karena dia adalah selaku penanggungjawab pengguna anggaran,” jelas Tojang dihadapan Ketua Majelis Hakim Efran Basuning SH Mhum saat membacakan pledoi.

Ditambahkan Tojang,  Enny pada waktu  itu hanya mengikuti perintah atasannya dalam hal ini Hendrik Waroka.

Usai sidang digelar, pada okemanado.com Tajong mengakui mengenai uang yang diterima Enny sebanyak dua kali itu memang benar.

“15 juta di Ananas dan 25 juta di Java Mie,” singkat Tojang.

Lebih jauh Tojang menjelaskan dimana dalam kasus ini yang menjadi saksi pelapor adalah  Cicilia Demsy yang diketahui sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS).

“Dalam proyek ini Cicil juga ikut serta. Seharusnya seorang PNS tidak bisa terlebit yang namanya proyek,” pungkas Tojang. (ibra)

 

Comments

comments

Posted by on 28 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *