Festival Musik Internasional Meriahkan Asean Media Summit di Manado

Jalannya jumpa pers(foto: Oke/demsy)

Jalannya jumpa pers(foto: Oke/demsy)

MANADO, OKE – Obsesi besar dari seorang musisi nasional yang telah berkiprah di dunia musik international, Frangki Raden, Phd, ingin diukir di bumi nyiur melambai lewat sebuah iven bertajuk Manado Music Festival yang menjadi bagian dari gelaran kegiatan Asean Media Summit 2013 yang dihelat oleh Pemerintah Kota Manado.

Dalam konfreensi pers yang digelar Senin (27/5) di sebuah restoran di kawasan megamall manado, yang turut dihadiri oleh para insan pers, pihak panitia penyelenggara, perwakilan megamall manado, pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado, terungkap keinginan dari musisi kelas dunia ini, untuk menjadikan manado sebagai pilot project sebuah gelaran musik internasional.

“Manado Music Festival adalah sebuah festival world music yang berskala internasional. Grup-grup yang akan tampil disini datang dari negara-negara di Amerika, Afrika dan Asia sendiri. Manado adalah kota yang sangat ideal untuk menjadi pusat sebuah kegiatan music internasional karena wilayah Minahasa sendiri sudah sejak lama merupakan sebuah arena pertemuan budaya antar bangsa yang datang dari berbagai penjuru dunia. Manifestasi hal ini nampak dalam budaya world music Minahasa yang merupakan perpaduan unik antara musik Asia danEropa,” ucapnya.
“Di samping itu, bagi masyarakat Manado music sudah menjadi kegiatan yang tak dapat dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Konteks social dan budaya music yang dinamis seperti ini sangat diperlukan untuk menghidupkan suasana festival. Oleh sebab itu, kota Manado layak memposisikan diri sebagai sebuah pusat festival music internasional di Indonesia,” urai Frangki Raden.
Lebih lanjut disampaikannya, Manado Music Festival (MMF) adalah sebuah upaya untuk mewujudkan gagasan ini untuk pertama-kalinya. Untuk seterusnya MMF akan menjadi acara festival music internasional tahunan yang bertujuan untuk mendorong kreativitas world music di bumi Nusantara demi kepentingan merebut pasar internasional, serta juga untuk mendongrak pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di kota Manado dan sekitarnya.
“Untuk itulah kami ingin mengundang pelbagai pihak yang bergelut di dunia musik, pariwisata, ekonomi kreatif dan media untuk bekerja-sama dengan kami di tahun-tahun yang akan datang mengembangkan MMF menjadi salah satu festival world music terbesar di dunia,” tutup frangki penuh semangat.
by: Demsi Lumendek

Comments

comments

Posted by on 27 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Hiburan,Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *