Ibunda Rezky Chandra: Almarhum Pernah Raih Emas Kejuaraan Catur

Foto ilustrasi/ist

Foto ilustrasi/ist

TONDANO, OKE – Isak tangis Refny Walangitan, ibunda Rezky Chandra, salah satu Korban meninggal saat bertamasya, Sabtu(25/5) di Pantai Kais, Desa Tulap Kabupaten Minahasa, tidak pernah berhenti.

Refny mengaku tak pernah menyangka anaknya itu akan menghadap Sang Pencipta dengan begitu cepat. Padahal, menurut pengakuan Refny, almarhum yang tercatat sebagai siswa SMU N 1 Tondano itu, memiliki cita-cita yang sangat besar, yakni menjadi atlit catur yang bisa berprestasi dan mengharumkan keluarga dan sekolah.

Dituturkan Refny, cita-cita itu sudah diawali dengan prestasi almarhum, meraih medali emas kejuaraan catur Junior.

“Dia telah sempat membanggakan sekolahnya saat meraih medali emas,” ucap Refny sambil terus meneteskan airmata, Senin(26/5).

Kecintaan almarhum terhadap olahraga Catur, lanjutnya, sudah diperlihatkan sejak masih berusia kecil.

“Dia sempat bilang untuk mengembangkan prestasinya itu,” ungkap Refny dengan isak tangis.

by: Donny Masengi

Comments

comments

Posted by on 26 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *